Soal Rekom Pilkada Kendal, Rintang Santai dan optimis, Gus Ulil Kian Mantab

Rintang Bramantya, Gus Ulil, dan Mashuri foto bersama dalam sebuah diskusi politik di Kendal.

 

HALO KENDAL – Belum turunnya rekom dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan kepada calon bupati maupun calon wakil bupati Kendal yang akan berlaga di Pilkada 9 Desember 2020, ditanggapi beragam oleh beberapa calon.

Rintang Bramantya misalnya, bacawabup ini mengaku santai dengan belum dikeluarkannya rekom tersebut.

Menurutnya, itu kewenangan dari DPP untuk menentukan, siapa yang pantas mewakili PDI Perjuangan dalam Pilkada Kendal 2020 ini.

Rintang datang bersama istri Marya Ulfah, ditemani bacabup Gus Ulil dan bacabup Mashuri dalam bincang-bincang santai sambil ngopi di salah satu kafe, di Jalan Tembus Tunggulrejo Kendal, Senin malam (20/7/2020).

Mereka terlihat akrab dan bersahabat, meski ketiganya terdaftar sebagai bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati yang akan diusung Partai PDI Perjuangan, untuk maju dalam pilkada Kendal 2020.

Dikatakan Rintang, pada pengumuman yang dibacakan secara virtual, Jumat (17/7/2020) lalu, rekom untuk calon kepala daerah dan wakil kepala daerah tahap kedua ini, DPP PDI Perjuangan memberikan rekom kepada 45 pasang calon dari 19 provinsi.

“Provinsi Jawa Tengah rekom DPP dikeluarkan untuk lima daerah yaitu Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Purworejo dan Kabupaten Wonosobo. Jadi untuk Kendal belum,” terangnya kepada wartawan.

Rintang juga mengaku, akan mendukung siapapun nanti calon yang mendapat rekom dari DPP PDI Perjuangan. Karena, tujuan semua bakal calon tentu sama, yakni untuk memenangkan Pilkada Kendal.

“Yang mendapat rekom, tentu figur dan calon pilihan yang terbaik, juga sudah melalui seleksi yang ketat dari DPP PDI Perjuangan. Kami bertiga tentu sepemikiran. Apa yang menjadi keputusan partai, ya kita harus mendukung,” ungkapnya.

Sementara calon lain yang siap bersaing di Pilkada Kendal, Gus Ulil mengatakan, sebagai bakal calon harus siap dan legowo menerima keputusan rekomendasi dari partai pengusung.

“Saya sependapat apa yang disampaikan mas Rintang. Sebagai calon yang mendaftar ke partai, tentu akan bersama, menyatu dan saling mendukung kepada yang mendapat rekom untuk meraih kemenangan,” ujar pria yang juga mendaftar dalam penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Kendal melalui PDI Perjuangan.

Gus Ulil yang bernama lengkap Muhammad Ulil Amri adalah keluarga pendiri pesantren Futuhiyyah Mranggen. Dirinya pernah menjabat sebagai ketua PC Ansor Kabupaten Kendal 2015-2019.

Kontribusi Gus Ulil selama menjabat ketua PC Ansor Kendal sangat besar.
Salah satu capaian selama kepemimpinan Gus Ulil, PC Ansor dapat menjadi penyeimbang dari tarik-menarik kepentingan politik di tubuh NU Kendal.

Menurutnya, Ansor tidak anti politik, tapi menggunakan politik sebagai alat perjuangan mengamalkan nilai organisasi.

Dirinya mengaku optimistis usahanya akan membuahkan hasil. Dikatakan, apa yang dilakukannya ini merupakan ikhtiar untuk mengamalkan nilai perjuangan organisasi Ansor yang pernah membesarkannya tersebut.

Gus Ulil berharap, apa yang diikhtiarkan, juga kader Ansor lain yang saat ini mengikuti penjaringan bakal calon, bisa membuahkan hasil.

“Ini juga sekaligus untuk membuktikan bahwa kader Ansor memang layak jadi pemimpin daerah,” tandasnya.

Sementara itu bacabup yang juga mendftar di PDIP, Mashuri mengaku dirinya mendukung apabila salah satu dari kedua sahabatnya tersebut yang mendapat rekom untuk maju di pilkada Kendal nanti.

Mashuri adalah Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Kendal. Dirinya juga pernah menjabat sebagai ketua relawan Cakra 19 wilayah Kaliwungu.

“Saya dan Gus Ulil bersahabat lama. Dulu sama-sama pengurus Ansor. Begitu juga saya dengan keluarga Mas Rintang sudah lama dekat sejak kecil. Jadi siapapun dari kami yang lolos rekom, kami saling mendukung,” ucap Mashuri singkat. (HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.