in

Soal Kelangkaan Gas LPG 3 Kg, Disdagkop UKM Kendal: Saat Libur Tidak Kirim

Ilustrasi penjualan gas elpiji 3 Kilogram

HALO KENDAL – Susahnya mencari gas LPG (elpiji) tabung 3 kilogram yang dikeluhkan sejumlah warga, mendapat tanggapan dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop dan UKM) Kendal.

Kepala Disdagkop dan UKM Kendal, Toni Ari Wibowo menyatakan, sebelum Ramadan pihaknya sudah mengantisipasi dengan berkirim surat kepada pihak Pertamina.

“Soal kemungkinan kelangkaan, kita sebelum Ramadan sudah bersurat secara resmi ke pihak Pertamina, karena kita melihat saat hari Minggu tidak ada pendistribusian, dan kebetulan hari Senin (11/3/2024) kemarin juga libur, jadi ada kekosongan dua hari,” ujarnya, saat melaksanakan pemantauan harga bapokting di Kaliwungu, Senin (1/4/2024).

“Jadi salah satu penyebab kelangkaannya itu. Tapi kalau stoknya tidak ada perubahan dari Pertamina. Tetap tidak ada perubahan atau pengurangan. Jadi tetap aman,” imbuh Toni.

Sementara untuk mengantisipasi kelangkaan jelang Lebaran, pihaknya meminta saat libur nanti harus tetap dilaksanakan pengiriman. “Tidak boleh berhenti. Kemarin kita melakukan pengecekan ke agen-agen, dan mereka mengaku bisa bergerak apabila mendapatkan rekomendasi dari Pertamina,” jelas Toni.

Sementara kelangkaan gas elpiji 3 kg masih dikeluhkan warga Kelurahan Tunggulrejo, Kaliwungu, Bariyah. Menurutnya, kelangkaan ia rasakan beberapa hari belakangan. Kalaupun ada untuk harga LPG 3 kilogram harganya sudah berkisar antara Rp 25 ribu – Rp 27 ribu.

“Ya memang akhir-akhir ini susah nyari gas elpiji 3 kilogram. Kalaupun ada harganya mencapai Rp 25 ribu sampai Rp 27 ribu per tabung. Kami berharap mudah mencari gas dan harganya tidak terlalu tinggi,” ungkapnya.(HS)

Momen Buka Puasa Bersama, Sejumlah Restoran di Semarang Diserbu Pengunjung

Soal Rencana Pramuka Dihapus dari Ekskul, Begini Tanggapan Yoyok Sukawi