in

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Siap Mencetak Kader Yang unggul Dan Berkemajuan

Pelatihan Taruna Melati 1 SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang diselenggarakan secara virtual, Sabtu (28/9/2021).

 

HALO SEMARANG – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) adalah salah satu organisasi otonom (ortom) di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. IPM didirikan bertujuan untuk membentuk pelajar Muslim yang berilmu, berakhlaq mulia, dan terampil dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam, sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Harapannya, pelajar tersebut siap menjadi kader persyarikatan, umat, dan bangsa. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta mengadakan kegiatan Taruna Melati 1. Pelatihan Taruna Melati 1 merupakan sarana pengkaderan bagi siswa yang tergabung di organisasi IPM agar memiliki kemampuan yang mumpuni sebagai langkah regenerasi keanggotaan organisasi IPM.

Kegiatan Taruna Melati 1 ini dilaksanakan secara daring dengan zoom pada Sabtu-Minggu, 28-29 Agustus 2021 untuk Immawan dan Sabtu-Minggu, 4-5 September 2021 untuk Immawati kelas X MIPA/IPS. Taruna Melati 1 ini mengangkat tema “Aktualisasi Nilai Spiritual Menuju Generasi Berkualitas di masa Krisis Moralitas”.

Kepala sekolah, Drs Herynugroho, MPd dalam sambutannya menekankan, agar peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan mengaplikasikan ilmunya dalam kehidupan sehari-hari. Dirinya juga terus berpesan kepada seluruh siswa untuk rajin belajar, berkarya, dan berprestasi walaupun masih masa pandemi Covid-19.

“Diharapkan dengan kegiatan ini seluruh siswa kelas X semakin memahami materi Al-Islam Kemuhammadiyahan dan dapat semakin meningkatkan semangat serta kedisiplinan siswa dalam menuntut ilmu,” katanya, seperti rilis yang diterima halosemarang.id, Sabtu (28/9/2021).

Ketua umum IPM SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Zikir Semesta dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para adik kelasnya untuk mengikuti kegiatan ini dengan gembira.

“Semoga dengan mengikuti kegiatan ini dengan ikhlas dan gembira maka kita akan dapat mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat dan dicatat sebagai amal sholeh,“ katanya.

Adapun yang disampaikan selama pelatihan ini adalah materi tentang Al-Islam Kemuhammadiyahan, ke-IPMan, psikologi dan aspek hati nurani, dan sosialisasi organisasi internal sekolah.(HS)

Share This

Takmir Masjid Baitun Nikmah Kendal Santuni Anak Yatim Piatu

Laga Lawan Taiwan jadi Pembuktian Shin Tae-yong