SMA 1 Wedung Simulasi Tatap Muka dengan Protokol Kesehatan Ketat

Foto ilustrasi corona.

HALO DEMAK – Pihak SMA Negeri 1 Wedung, mulai menyiapkan diri untuk menggelar pembelajaran tatap muka. Penyiapan itu antara lain dilakukan dengan menggelar simulasi pembelajaran tatap muka.

Warga sekolah yang memasuki halaman sekolah, harus bermasker dan diperiksa suhu tubuhnya dengan thermo gun, kemudian mencuci tangan di tempat yang disediakan. Tempat duduk antarsiswa diberi jarak.

Kepala SMA Negeri 1 Wedung Sunarto, menuturkan pihaknya sebenarnya telah mempersiapkan pembelajaran tatap muka sejak tahun ajaran baru. Karena itu diharapkan, pada saatnya nanti hal itu benar-benar dilaksanakan, segala kebutuhan untuk penetapan protokol kesehatan telah matang.

“Sarana dan prasarana sudah kami siapkan sejak tahun ajaran baru dimulai. Meliputi, ruangan siswa, guru, ruang isolasi, dan sarana dan prasarana seperti cuci tangan, handsanitizer, juga alat cek suhu tubuh,” kata dia, seperti dirilis Jatengprov.go.id, Rabu (18/11).

Disampaikan, untuk jumlah siswa yang mengikuti simulasi pembelajaran sebanyak 50 orang siswa sesuai aturan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Waktu pembelajaran juga dibatasi, hanya berdurasi empat jam, dimulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB.

“Untuk kantin sekolah kami tutup, sedangkan untuk mengawasi pedagang di luar sekolah, kita kerja sama dengan aparat desa dan satgas desa. Dan kita wajibkan siswa yang berangkat dan pulang membawa kendaraan sendiri atau diantar, tidak diperkenankan menggunakan angkutan umum,” terang Sunarto.

Siswi kelas XI IPS 4 SMA Negeri 1 Wedung Demak, Anisa Ramadhani mengaku senang dengan dimulainya pembelajaran tatap muka. Sebab, dapat bertemu dan berdiskusi dengan guru maupun teman secara langsung.

“Kalau daring membosankan dan banyak tugas. Bahkan tugasnya sampai menumpuk,” ujar Anisa.

Hal serupa juga dirasakan Mohammad Zakki, yang sudah merindukan pergi bersekolah. Ia mengaku senang bertemu teman-temannya, meski harus tetap memakai masker dan jaga jarak

“Senang sekali bisa bertemu teman-teman, meski harus pakai masker dan jaga jarak, dan tadi berangkat sekolah dianter saudara,” tuturnya.

Anggota pengawas protokol Covid-19 dari Koramil Wedung, Serma Wahyu menyampaikan, pentingnya pelaksanaan prosedur kesehatan 3 M di lingkungan sekolah, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, dan menjaga jarak. Sehingga dapat menekan penyebaran virus Covid-19. Terutama saat kegiatan belajar mengajar secara tatap muka seperti ini. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.