in

Situs Candi Boto Tumpang Ditemukan di Kendal, Diprediksi Dibangun Abad 6-7

Lokasi penemuan situs Candi Batu Tumpang di Desa Karangsari, Kecamatan Rowosari, Kendal, Rabu (21/4/2021).

 

HALO KENDAL – Tim Arkeologi kembali menemukan Situs Candi yang berbentuk susunan bata merah di Dusun Bototumpang, Desa Karangsari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal.

Ketua Tim Penelitian, Agus Tijanto Endrajaya memperkirakan, situs tersebut merupakan peninggalan peradaban kerajaan pra-Mataram Kuno, sekitar abad ketujuh.

“Penggalian situs ini dilakukan pada tahun 2019. Guna pengambilan sampel untuk dibawa ke laboratorium New Zealand dan Prancis, hasilnya sama. Namun karena ada Covid-19, maka penggalian dihentikan. Dan sekarang proses penggalian dilanjutkan kembali,” terangnya, Rabu (21/4/2021).

Dijelaskan, penggalian dilakukan mulai tanggal 7 sampai 26 April 2021, dengan kedalaman mencapai empat meter. Namun kendala karena sumber air yang keluar deras ketika penggalian, sehingga mempersulit petugas dalam melanjutkan proses.

“Ada tiga titik dalam satu lokasi dari candi utama yang berjarak sekitar seratus meter. Selain itu juga ditemukan semacam pelataran dan benteng yang terbuat dari batu bata tertata dengan ketebalan sekitar satu meter. Namun kedalaman sampai berapa meter, saat ini masih dalam proses penggalian,” paparnya.

Sementara salah seorang warga yang tanahnya terkena penggalian situs Candi Boro Tumpang, Suprabowo mengaku, penemuan tersebut sempat menegangkan warga sekitar.

Namun karena warga sudah mempercayai bahwa di wilayah tersebut ada situs kuno, sehingga proses penelitian bisa dilaksanakan. Dan dari penelitian, ternyata hampir seluruh desa tersebut banyak ditemukan bangunan kuno zaman pra-Mataram Kuno yang dibangun sekitar 630 Masehi.

Peneliti lain, Agustianto mengatakan, dilihat dari teknik bangunan terutama struktur penyusunan bata merah, tidak ada keraguan lagi jika bangunan di Kendal mirip dengan Candi Batujaya di Karawang, Jawa Barat.

Menurutnya, situs pesisir Jawa bagian barat ini ada jauh sebelum masa keemasan Mataram Kuno.

“Kami sendiri belum bisa menyimpulkan corak kebudayaan dari jejak-jejak yang ditemukan di Bototumpang ini. Apakah bangunan candi itu itu Hindu atau Buddha,” ungkapnya.(HS)

Share This

Di Awali Di Kendal, Panggung Kahanan Akan Tour 6 Kota

Hendi Terima Rombongan Kementerian PUPR, Tekankan Pentingnya Sinergitas Daerah dan Pusat