in

Sinergi Jadi Kunci Keberhasilan Kudus Tangani Covid-19

Bupati Kudus Hartopo didampingi Dandim 0722/Kudus Letkol Kav. Indarto dan Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, mengikuti rapat evaluasi PPKM level 4, dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartanto, secara virtual dari Command Center Kudus. (Foto : Website Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS –  Kebersamaan dan peran semua pihak, menjadi kunci keberhasilan Kabupaten Kudus, dalam mengatasi lonjakan pasien Covid-19, Mei – Juni 2021 lalu. Bukan hanya pemerintah, TNI, dan Polri, unsur masyarakat dan media massa juga mengambil peran dalam menurunkan angka positif Covid-19 saat itu.

Pengalaman Kabupaten Kudus dalam menangani lonjakan kasus Covid-19 itu, dituturkan Bupati Kudus Hartopo, dalam Rakor Evaluasi Perkembangan dan Tindak Lanjut PPKM Level IV, bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartanto.

Bupati Kudus bersama Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto dan Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma, mengikuti rapat tersebut secara virtual dari Command Center Kudus, baru-baru ini.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan relawan juga ikut berperan dalam penanganan krisis tersebut. Ketua RT pun diakomodasi untuk memaksimalkan Jogo Tonggo, sehingga warga yang terpapar dapat ditangani secara efektif.

Bukan hanya itu, pemerintah desa juga menyiapkan tempat isolasi, agar warga yang isolasi mandiri dapat ditangani lebih intensif.

“Kami bersinergi bersama, bergotong royong agar warga yang terpapar Covid-19 langsung ditangani dan dilaksnakan tracing. Kami menggandeng para tokoh dan media untuk mengajak masyarakat disiplin protokol kesehatan,” kata dia, seperti dirilis website Pemkab Kudus.

Kondisi saat ini, angka kasus Covid-19 harian di Kudus telah melandai. Semakin banyak desa di Kudus telah menunjukkan penurunan kasus Covid-19. Kamar tidur bagi pasien Covid-19 di rumah sakit Kudus juga banyak yang kosong.

Hal tersebut juga tak lepas dari bantuan tenaga kesehatan, logistik, dan dukungan moral, baik dari Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa Tengah, sehingga Kabupaten Kudus dapat melewati masa-masa krisis Covid-19 dengan baik.

“Kami juga berterima kasih kepada Kapolri, Panglima TNI, Menkes, Gubernur Jateng, Pangdam dan Kapolda yang telah membantu kami sehingga penanganan Covid-19 bisa maksimal,” paparnya.

Dandim 0722/Kudus Letkol Kav Indarto memaparkan secara komprehensif upaya Kudus menangani kasus Covid-19. Seperti melakukan testing tracing dan treatment. Lalu percepatan vaksinasi maupun penanganan warga yang isolasi mandiri.

Pihaknya juga menjelaskan melakukan operasi yustisi secara terus menerus, penyekatan jalan pada jalur masuk Kabupaten Kudus, dan penanganan di wilayah industri. Dirinya mengungkapkan industri mengatur sif para pegawai dan mengatur waktu istirahat menjadi dua termin.

“Kami melakukan aksi sampai ke tingkat RT. Kami berupaya maksimal untuk melakukan pencegahan dan penanganan warga yang terpapar Covid-19,” ucapnya.

Sementara itu, Airlangga Hartanto menyampaikan penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus dapat dijadikan contoh oleh daerah lain. Terutama penerapan protokol kesehatan di industri yang dinilai telah baik.

“Penanganan Covid-19 di Kabupaten Kudus bisa dijadikan contoh daerah lain. Di tataran industri pun penanganannya telah baik,” kata dia.

Acara dilanjutkan dengan konferensi video Rakor evaluasi PPKM yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan yang diikuti oleh gubernur dan bupati / walikota seluruh Indonesia. (HS-08)

Share This

Kapolri Siapkan Strategi Capai Vaksinasi 70 Persen di Hari Kemerdekaan

Bupati Banyumas Berencana Lengkapi TPA Sampah BLE Wlahar Wetan dengan Wahana Wisata