Setelah Tiga Bulan Sembuh, Nakes Penyintas Covid-19 akan Tetap Divaksinasi

Foto : Jatengprov.go.id

 

HALO JEPARA – Pemkab Jepara menunggu penyelesaian pengumpulan data, untuk petugas pelayanan publik. Ditargetkan, semua data tersebut dapat terhimpun, Jumat (12/2) besok.

Harapan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara, Mudrikatun, seperti dirilis Jatengprov.go.id, Kamis (11/2).

Dia mengatakan saat ini tengah berupaya mempercepat pendataan penerima vaksin tersebut, melalui surat edaran.

“Surat sudah beredar, kita tunggu, Insyaallah 12 Februari data harus masuk, ini masih berproses pendataan,” ujar Mudrikatun.

Walau demikian dia menyatakan belum mengetahui jatah alokasi vaksin untuk para pelayan publik tersebut. Hal itu karena rantai distribusinya masih menunggu dari pusat, baru kemudian ke tingkat provinsi. Setelah tenaga kesehatan dan petugas layanan publik, sasaran vaksinasi berikutnya adalah masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan, hingga saat ini sudah 3.288 orang atau 78,7 persen tenaga kesehatan di Kabupaten Jepara yang telah divaksin Covid-19 dosis pertama. Sementara yang ditunda mendapatkan vaksinasi ada 774 orang.

“Di mana saat ini untuk dosis pertama vaksinasi tenaga kesehatan, Alhamdulillah sudah terimunisasi semua, kecuali memang yang penyintas,” ungkap dia.

Nakes penyintas atau yang pernah terinfeksi Covid-19, juga akan tetap divaksinasi. Walau demikian pemberiannya lebih selektif. Sekurang-kurangnya setelah tiga bulan mereka dinyatakan pulih, vaksinasi baru akan diberikan. Proses itu pun juga tak serta merta, melainkan melalui pemeriksaan kesehatan secara ketat.

“Kita akan evaluasi, yang bisa diimunisasi adalah yang sudah lebih dari tiga bulan, baru kita berikan imunisasi,” kata dia.

Terkait pelaksanaan vaksinasi dosis kedua, pihaknya menuturkan masih berjalan. Hingga Selasa (9/2/2021), sudah ada 1.602 orang atau 38,22 persen nakes yang sudah berhasil divaksin. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.