Setelah Kalahkan Gaethje Dan Nyatakan Pensiun, Khabib Ingin Lebih Dekat Dengan Ibunya

Khabib Nurmagomedov.

 

HALO SPORT – Salah satu petarung terbaik dunia di UFC dan MMA, Khabib Nurmagomedov menyatakan akan pensiun dari dunia pertarungan mix martial art (MMA).

Hal itu disampaikannya usai mengalahkan Justin Gaethje di UFC 254, di Pulau Yas, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Minggu (25/10/2020) dini hari WIB.

Khabib juga terlihat sangat emosional dan menangis cukup lama di tengah octagon usai pertarungan tersebut. Petarung dengan julukan The Eagle ini kemudian melepaskan sarung tangan sebagai tanda dirinya pensiun.

Duel melawan Gaethje adalah penampilan pertama Khabib Nurmagomedov tanpa didampingi oleh ayah sekaligus pelatihnya, Abdulmanap Nurmagomedov.

Abdulmanap meninggal dunia pada 3 Juli 2020 karena komplikasi penyakit, termasuk salah satunya Covid-19.

Usai laga itu, Khabib memutuskan pensiun karena sudah berjanji kepada ibunya untuk tidak bertarung lagi tanpa didampingi oleh mendiang ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov.

Petarung asal Rusia ini juga sempat berbicara dalam bahasa Rusia dalam pernyataan terakhir sebelum keluar octagon.

Dalam pernyataannya Khabib mengucapkan terima kasih kepada pendukung setianya. Selain itu Khabib mengaku ingin sering dekat sang ibu usai mengalahkan Gaethje di UFC 254.

“Untuk semua pendukung saya, jika saya katakan pendukung di Rusia saja, itu akan salah. Mari kita sebut semua pendukung saya yang berbahasa Rusia. Terima kasih sebesar-besarnya untuk kalian.”

“Ketika saya memulai MMA pada 2008 dan ketika saya bergabung dengan UFC pada 2012, banyak orang yang tidak percaya, mereka berpikir ini mustahil. Saya orang biasa dari desa di pegunungan Dagestan. Ketika saya datang ke sini (untuk UFC 254), kakak saya bilang, ‘Google bilang kamu orang yang paling banyak dibicarakan di planet ini’. Saya tidak percaya karena saya tidak pernah berpikir hal seperti itu. Saya hanya ingin menjadi juara dengan bimbingan ayah saya. Saya tidak pernah menyangka saya merasakan beban luar biasa di pundak saya. Alhamdulillah,” katanya.

“Jika kalian masih punya orang tua, terus dekat dengan mereka. Itu saja. Orang tua saya tinggal satu, ibu saya, saya ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan dia,” tandas Khabib.

Presiden UFC, Dana White, memuji penampilan Khabib Nurmagomedov saat mengalahkan Justin Gaethje pada UFC 254 itu.

Kemenangan itu membuat rekor tak terkalahkan Khabib sebagai petarung MMA masih lestari dengan rincian 29-0 (13 di UFC). Khabib juga berhasil mempertahankan sabuk juara lightweight atau kelas ringan UFC untuk ketiga kalinya.

Menanggapi keputusan pensiun Khabib, Dana White mengaku tidak bisa berbuat banyak dan memilih menghormati sekaligus memuji penampilan petarung asal Rusia itu. Dana White menilai performa Khabib saat mengalahkan Gaethje adalah salah satu yang terbaik dalam sejarah UFC.

“Terkait cara kemenangannya, Khabib merobohkan Gaethje, mengambilnya, dan mencekiknya. Itu sangat luar biasa. Khabib adalah orang paling ‘kejam’ yang ada di dunia ini,” ucap Dana White.

Sementara, usai dikalahkan Khabib, Justin Gaethje yakin kaki lawannya itu akan pincang selama tiga minggu ke depan, usai mendapat serangan bertubi-tubi di UFC 254.

“Saya membuat Khabib dalam posisi buruk. Beberapa tendangan lagi dia hampir tak bisa berjalan. Dia akan merasa lemas dan pincang setidaknya hingga tiga minggu ke depan,” kata Gaethje dikutip MMA Mania.

Pernyataan Gaethje diperkuat hasil penilaian juri yang memberikan keunggulan kepada Gaethje di ronde pertama. Namun, Khabib berhasil menyudahi pertarungan lewat permainan bawah yang jadi andalannya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.