Setelah “Dihajar” Corona, Liga Sepak Bola di Vietnam, Thailand, dan Kamboja Siap Bergulir Kembali

Foto ilustrasi.

 

HALO SEMARANG – Setelah jadwal terganggu akibat pandemi global wabah corona atau Covid-19, aktivitas sepak bola di Asia Tenggara segera hidup kembali.

Setelah Liga Vietnam dan Thailand, Kamboja bersiap-siap melanjutkan kompetisi. Namun, Pemerintah Kamboja menerapkan aturan kesehatan yang ketat.

Seluruh aktivitas persepak bolaan di Kamboja terhenti sejak April 2020 karena pandemi Covid-19.

Namun, Kamboja merupakan salah satu negara di Asia Tenggara dengan kasus Covid-19 terendah. Negara yang dipimpin Perdana Menteri (PM) Hun Sen hanya menerima 125 kasus positif dan nihil korban tewas.

Jumlah korban tidak bisa membuat Kementerian Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kamboja mencabut larangan terkait segala bentuk aktivitas olahraga. Penyebabnya, mereka masih khawatir dengan keberadaan gelombang kedua Covid-19.

Melansir dari situs resmi AFF, Rabu (27/5/2020), PM Hun Sen akhirnya turun tangan. Setelah mendengarkan saran dari pemimpin negara, pihak kementerian langsung mengumumkan kegiatan olahraga dapat kembali pada Juni 2020.

Selain Liga Kamboja, kompetisi Piala Hun Sen dan kompetisi sepak bola lainnya disetujui untuk dilanjutkan.

Akan tetapi, seluruh pertandingan akan digelar tanpa penonton dan terbatas, sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga. Maksimal hanya 100 orang saja dari atlet, pelatih, staf teknis, dan ofisial pertandingan, yang boleh masuk stadion.

Kamboja akan mengikuti Vietnam dan Thailand yang sudah memastikan akan menggelar kompetisi lagi.

Liga Vietnam bergulir lagi pada 5 Juni 2020, sementara Thailand pada Agustus mendatang. Kelanjutan kompetisi tidak terlepas dari suksesnya ketiga negara ini mengatasi pandemi Covid-19.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.