in

Serunya Aksi Anak-anak Saat Mengikuti Lomba Menyambut Hari Kemerdekaan

Suasana perlombaan 17 Agustus untuk anak-anak di Perumahan Griya Santosa Asri (GSA) Magelung, Kaliwungu, Kendal, Minggu (15/8/2021).

 

HALO KENDAL – Selain menghias kampung dengan berbagai pernak-pernik bendera merah putih, pengibaran bendera dan umbul-umbul di tiap rumah, serta mengecat jalan, untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, warga Perumahan Griya Santosa Asri (GSA) Magelung, Kaliwungu, Kendal menggelar lomba untuk anak-anak, Minggu (15/8/2021).

Yakni lomba permainan tradisional anak-anak, mulai dari makan kerupuk, pecah air, dan memasukkan pensil dalam botol. Saat lomba, anak-anak diwajibkan memakai alat pelindung diri berupa masker, agar aman dari penularan virus corona. Begitu juga semua panitia lomba dan penonton juga diwajibkan memakai masker, serta menerapkan aturan tidak berkerumun.

Perlombaan ini bertujuan untuk mempererat rasa persatuan warga dan menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan anak-anak, salah satunya melalui acara lomba 17 Agustus.

Kategori lomba anak, disesuaikan dengan usia anak, yaitu di bawah lima tahun (usia TK) dan diatas lima tahun (usia SD dan SMP).

Meski dilaksanakan secara sederhana, keseruan terlihat ketika anak-anak bersaing untuk menjadi juara. Khususnya saat lomba pecah air, beberapa anak terlihat salah pukul dan mengenai peserta lain.

Bukannya marah, gelak tawa terdengar dari para penonton dan peserta yang terkena pukulan tongkat yang terbuat dari pelepah daun pisang.

Salah satu peserta, Danang (10), dirinya senang saat mengikuti lomba 17 Agustus di kampungnya. Paling senang lomba makan kerupuk, karena seru tidak boleh dipegang untuk habiskan kerupuk dengan cepat.

“Pokoknya seru, meski belum juara, yang penting bisa ikut lomba,” kata dia usai mengikuti lomba.

Salah satu warga, Slamet mengatakan, lomba ini dilaksanakan untuk anak-anak di lingkungan sekitar. Meski sederhana, dan hanya beberapa lomba saja tapi bisa membuat anak-anak bisa merasakan semarak suasana menyambut Hari Kemerdekaan.

“Semoga dengan acara ini bisa makin mempererat persaudaraan dan menumbuhkan rasa cinta Tanah Air.

“Sebelumnya juga warga sudah bersama-sama membuat pernak-pernik dari gelas air mineral yang dicat warna merah putih, mengecat jalan, dan puncaknya ada acara selamatan yakni malam tanggal 17 Agustus di sini,” pungkas Slamet.(HS)

Share This

Mengangkat Kopi Asli Kendal, Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Melestarikan Budaya Menjamas Tosan Aji Pada Bulan Suro