in

Sering Dibully Saat Sekolah, Pria Ini Balas Dendam Pada Mantan Teman Sekolahnya

Ilustrasi Kriminal.

 

HALO SEMARANG – Unit Reskrim Polsek Tembalang Polrestabes Semarang menangkap seorang pria pelaku penganiayaan yang terjadi di Bukit Rejo, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang pada (20/7/2021) sekira pukul 08.00 WIB.

Wakasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Agus Supriyadi mengungkapkan, pelaku bernama AP alias Gentong (38) warga Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang.

Akibat perbuatan pelaku, kata dia, korban bernama Teguh Suntoro (39) warga Dalikrejo, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang mengalami sejumlah luka di wajah korban.

“Terdapat beberapa luka di wajah dan mata sebelah kanan korban,” katanya saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang, Senin (2/8/2021).

Dia menjelaskan, motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut lantaran ada dendam pribadi karena korban semasa sekolah sering meminta uang kepada pelaku.

“Karena semasa sekolah, pelaku ini sering dimintain uang oleh korban. Sehingga muncul dendam oleh pelaku untuk memukuli korban,” tuturnya.

“Pemukulan terjadi pada saat korban menunggu mengantre daging kurban, kemudian pelaku yang kebetulan lewat menghampiri korban lalu melakukan pemukulan,” tambahnya.

Kemudian, polisi berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti di kediamanya pada Rabu (28/7/2021) malam.

Sementara itu, di hadapan polisi dan awak media, pelaku mengaku kekesalan dia muncul lantaran teringat saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) sering sekali dimintai uang oleh korban.

“Waktu tau di jalan aku teringat itu, kemudian menghampiri dia (korban),” bebernya.

“Kemudian tantang-tantangan langsung aku sebelahi tak hajar pake tangan kosong,” pungkasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.(HS)

Share This

Rembugan dengan Kades, Ganjar Diwaduli Semrawutnya Bansos: “Mumet Ndan, Sing Intuk Malah Wong Sugih”

Greysia/Apriyani Raih Emas Olimpiade, Begini Pesan Yoyok Sukawi untuk Kemenpora