Serap Aspirasi, Wabup Kendal Silaturahmi Dengan Kades Se-Kecamatan Boja

Pertemuan Paguyuban Kades se-Kecamatan Boja dengan Pakde Bas, di salah satu kafe di Boja, Sabtu (3/4/2021).

 

HALO KENDAL – Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, bersilaturahmi dengan Paguyuban Kepala Desa se-Kecamatan Boja, di salah satu kafe di daerah Tampingan, Boja, Sabtu (3/4/2021).

Acara silaturahmi dihadiri 18 kepala desa di Kecamatan Boja, yang dikemas dalam suasana sederhana dan hangat, diisi dengan beberapa program jangka pendek, jangka menengah maupun panjang pada pemerintahan desa.

Wabup Kendal, Windu Suko Basuki mengatakan, silaturahmi ini untuk membangun komunikasi yang intensif bagi seluruh aparatur pemerintah pada semua lini.

Sehingga, dapat membangkitkan semangat dan sinergi dalam menjalankan program pembangunan secara seimbang dan merata di seluruh desa di Kecamatan Boja.

“Silarurahmi ini bertujuan untuk semakin mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan kita, sebagai unsur pembina dan abdi masyarakat,” ujar Pakde Bas, sapaan akrab Windu Suko Basuki.

Dalam kesempatan tersebut, Pakde Bas menyampaikan bahwa beberapa program sudah ditanda tangani, salah satunya program dana Rp 100 juta – Rp 300 juta per dusun per tahun.

“Perlu saya sampaikan, dana Rp 100 juta – Rp 300 juta tersebut bukan dana untuk desa, namun untuk dusun. Dan dalam waktu dekat akan kita uji cobakan untuk 20 dusun di 20 kecamatan,” jelasnya.

Pakde Bas juga menegaskan, rumah dinas yang ia tempati adalah rumah rakyat. Jadi dirinya mempersilakan siapa saja untuk menyampaikan keluhan, saran, dan kritik langsung kepadanya.

Menurutnya beberapa warga dari wilayah Boja juga ada beberapa masukan kepadanya, terkait masalah kesehatan sampai dengan terkait masalah tower internet yang sinyalnya kurang.

“Monggo rumah dinas Wakil Bupati adalah sebagai rumah rakyat. Siapa saja, lapisan masyarakat bisa menyampaikan permasalahan langsung kepada saya, dan akan saya tampung,” ungkapnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi berbagai permasalahan yang ada di masing-masing desa di Kecamatan Boja.

Seperti disampaikan, Kepala Desa Tampingan, Abdul Mujib terkait dengan pajak PBB dan mengenai kekosongan Camat Boja yang harus segera diisi.

Sementara kades lainnya juga menyampaikan permasalahan terkait pilkades yang rencananya akan dilaksanakan di tahun 2022 untuk lima desa.

“Kami berharap permasalahan dan masukan yang disampaikan oleh kami dapat diperhatikan oleh pemerintah daerah yang dalam hal ini diwakili oleh Pakde Bas,” ungkapnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.