Serap Aspirasi lewat Radio Gagak Rimang, Anggota DPRD Jateng Ajak Masyarakat Bersabar

Anggota DPRD Jateng dalam dialog dengan masyarakat melalui Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Gagak Rimang Blora. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, H Abunafi SH mengajak masyarakat Kabupaten Blora untuk bersabar, karena banyak proyek-poyek Pemerintah Pusat hingga daerah yang tertunda.

Hal itu karena Pemerintah harus melakukan refocusing anggaran, untuk menghadapi pandemic Covid-19.

Hal itu disampaikan Abunafi, dalam dialog dengan masyarakat melalui Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Gagak Rimang Blora, Rabu (17/3).

Menurut Wakil Bupati Blora periode 2010-2015 ini, kunci penanganan pandemi tersebut, antara lain juga ada pada masyarakat. Pandemi dapat segera berakhir, pemerintahan bisa normal, demikian pula dengan anggaran, apabila masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kuncinya justru ada di masyarakat. Sing podho ati-ati (yang hati-hati). Anjuran protokol kesehatan dari pemerintah dipatuhi. Pakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghidari kerumunan dan mengurangi moblitas. Jangan sampai sembrono (teledor). Apalagi yang sudah divaksin. Merasa sehat lantas mengabaikan protokol kesehatan. Itu kuncinya di situ,” ungkapnya.

Berkaitan dengan kedatangannya ke Radio Gagak Rimang, dia mengatakan bahwa DPRD Jateng memang berupaya menyerap aspirasi masyarakat melalui beragam cara, antara lain siaran radio.

“Kami datang karena penugasan dari pimpinan, bahwa teman-teman DPRD diarahkan supaya dekat dengan masyarakat, sehingga melalui dialog atau talkshow di radio-radio, baik di Kabupaten Grobogan dan Blora, supaya bisa menyerap apa keinginan masyarakat,” kata anggota Komisi B DPRD Jawa Tengah, H Abunafi SH.

Dia juga mengatakan bahwa para wakil rakyat di legislatif adalah jembatan, bukan penentu. Aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, nanti akan diteruskan kepada Gubernur.

Abunafi menyebut, karena masih pandemi, untuk menghindari tatap muka langsung dengan masyarakat, maka salah satu aktivitas adalah dialog lewat radio ini.

“Tujuan DPRD Provinsi Jateng, untuk mendapatkan input. Itu karena pembangunan yang baik, antara lain harus ada masukan yang baik dari masyarakat,” kata H Abunafi.

Sementara itu Prayogo Nugroho SE, anggota DPRD Jawa Tengah, usai dialog di LPPL Radio Gagak Rimang Blora, menyampaikan apresiasi langkah pemerintah kabupaten Blora, yang telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) untuk penyerapan gabah akibat anjloknya harga gabah di tingkat petani.

“Tapi tidak hanya rapat saja, perlu langkah yang konkrit, entah itu nanti dibeli pemerintah atau stimulus apa untuk membantu petani. Tapi ini juga bukan tanggung jawab pemerintah kabupaten saja. Pemerintah provinsi dan pusat juga harus mendorong Bulog,” ungkapnya.

Termasuk mendorong adanya BUMD yang menyerap gabah dan beras dari petani.

Menyoal kerusakan infrastruktur jalan, menurut dia, banyak faktor yang mempengaruhi, seperti pengaruh cuaca dan dilalui oleh kendaraan bermuatan berat.

“Kebetulan di jalur pantura juga banyak yang rusak. Bahkan pembangunannya baru saja akan di mulai saat ini. Jadi kita menyampaikan mohon bersabar untuk masyarakat. Insyaallah secepatnya kita sampaikan ke Pemprov sehingga bisa segera ditangani,” ucap Prayogo.

Seperti diketahui, Komisi B DPRD Jateng Bidang Perekonomian meliputi perindustrian, perdagangan, pertanian, perikanan dan kelautan, peternakan dan kesehatan hewan, perkebunan, kehutanan, pariwisata, ketahanan pangan dan logistik, dunia usaha dan badan penanaman modal, koperasi UKM dan dunia usaha. (HS-08).

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.