in

Serahkan Kembali Mahasiswa KKN Relawan Covid-19, Bupati Banyumas : Disayangkan Hanya Sebulan

Bupati Banyumas, Achmad Husain, di halaman Pondok Slamet, Baturraden, Minggu (15/8), menyerahkan kembali 137 mahasiswa UMP Purwokerto, yang menjadi relawan membantu penanganan Covid-19 di Banyumas. Para mahasiswa UMP tersebut, diterima oleh Rektor UMP Dr Jebul Suroso. (Foto : Banyumaskab.go.id)

 

HALO BANYUMAS – Bupati Banyumas, Achmad Husain menyerahkan kembali 137 mahasiswa Universitas Muhammdadiyah (UMP) Purwokerto, yang menjadi relawan membantu penanganan Covid-19 di Banyumas. Serah terima kembali mahasiswa UMP, diterima oleh Rektor UMP DrJebul Suroso, di halaman Pondok Slamet, Baturraden, Minggu (15/8).

Selama satu bulan, 137 mahasiswa itu menjadi relawan dan oleh pihak kampus dinilai sebagai Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka mendampingi dan membantu pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi terpusat.

Menurut Bupati, hal tersebut sangat membantu Pemkab Banyumas, terlebih saat pasien Covid-19 meningkat tajam pada bulan Juli lalu.

Bupati Banyumas, Achmad Husein menyatakan apresiasinya dan ucapan terima kasih kepada para mahasiswa, yang sudah menyelesaikan tugas di Pondok Slamet, Baturraden, salah satu tempat isolasi terpusat di Banyumas.

Menurutnya, kerja para mahasiswa sangat bagus, berdasarkan laporan dari para pasien maupun petugas media di Pondok Slamet.

“Saya sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa UMP. Kita memang sangat membutuhkan tambahan tenaga, untuk penanganan pasien Covid-19. Sudah banyak saya tawarkan dan UMP merupakan salah satu yang paling cepat merespons kebutuhan tersebut,” kata Bupati, seperti dirilis Banyumaskab.go.id.

Menurut Husein, para mahasisa UMP sangat bisa diandalkan. Selama satu bulan menjalani KKN, banyak yang sudah dilakukan dalam membantu penanganan pasien Covid-19.

“Disayangkan hanya satu bulan, padahal kerja kita mengatasi Covid-19 masih panjang, semoga ke depan ada lagi yang bisa diterjunkan di sini,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UMP, Dr Jebul Suroso menyampaikan, ada tiga fakutas yang terlibat dalam KKN kali ini, yaitu Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Farmasi. KKN tematik penanggulangan Covid-19, merupakan bentuk KKN yang sesuai dengan kebutuhan saat ini.

“KKN ini merupakan upaya kemanusiaan, kita merespons kebutuhan Kabupaten Banyumas saat ini yang sedang membutuhkan banyak relawan untuk penanganan pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi. Sehingga bagi masyarakat dan pemkab juga membantu dan bagi mahasiswa juga bermanfaat, karena menambah pengalaman baru, meskipun KKN kali ini sangat berisiko, namun para mahasiswa bisa bertahan dan menyelesaikan dengan baik,” jelas Rektor.

Salah satu mahasiswa KKN, Kartika Sari Dewi, mengatakan dia mendapatkan banyak pengalaman selama menjalani KKN. Mulai dari membantu pasien Covid-19 untuk menjalani senam pagi dan cek kesehatan, hingga melihat langsung perjuangan ibu yang sedang hamil untuk sembuh dari Covid-19.

“Ini merupakan pengalaman berharga yang tidak mungkin terlupakan, saya melihat langsung bagaimana seorang ibu berjuang untuk bertahan. Dia berjuang bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk calon bayinya,” kata dia. (HS-08)

Share This

Puluhan Pramuka dan Masyarakat di Banyumas Ikuti Donor Darah Hari Pramuka

Bupati Pekalongan Kukuhkan 27 Anggota Paskibra