in

Sepekan Seni Merdeka Gairahkan Kesenian Kota Semarang

Official poster pertunjukan daring Sepekan Seni Merdeka, Dewan Kesenian Semarang.

 

HALO SEMARANG – Dalam menggairahkan dunia kesenian, para pelaku seni di Kota Semarang menggelar pertunjukan secara daring, Jumat (3/9/2021) hingga Kamis (9/9/2021). “Sepekan Seni Merdeka” merupakan bentuk apresiasi seni dalam jaringan (daring) besutan dari Dewan Kesenian Semarang (Dekase).

Ketua Penyelenggara Sepekan Seni Merdeka, Marco Marnadi mengatakan, sesuai dengan namanya, pertunjukan tersebut akan ada tujuh pertunjukan secara daring. Mulai Seni Ketoprak, Sinema, Seni Rupa, Seni Teater, Seni Tari, hingga, Sastra Dan Seni Musik.

“Setiap hari mulai dari nanti malam pukul 19.30. Kemudian hari berikutnya sampai tanggal 9 September kita bikin siaran streaming di YouTube,” kata Marco kepada halosemarang.id, Jumat (3/9/2021).

Ia menyampaikan, adanya rentetan pertunjukan tersebut menunjukkan eksistensi kesenian dan simbolis kemerdekaan para seniman di tengah pandemi, khususnya di Kota Semarang.

“Sebagai simbolis kemerdekaan seniman, kita meyakini bahwa ini adalah kebangkitan seniman, kebangkitan kesenian. Apalagi Semarang sudah masuk level dua dan tingkat kesadaran masyarakat yang sudah tinggi terhadap keberadaan Covid-19,” tuturnya.

Pesan yang mau disampaikan dalam acara tersebut, ungkap Marco, dalam keadaan apapun seniman harus terus melahirkan karya-karyanya.

“Marilah, karya itu tidak boleh berhenti, selama pandemi ini kita musti tetap berkarya. Ini pertunjukan juga ditujukan kepada masyarakat untuk melepas kejenuhan,” ungkap pentolan kelompok keroncong kawakan CongRock 17 itu.

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari mengapresiasi pagelaran daring itu. Menurutnya, pertunjukan tersebut selain dipersembahkan pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-76 juga mempersatukan seniman dalam melahirkan karya.

“Sepekan Seni Merdeka dipersembahkan dalam rangka Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-76 dan merupakan representasi kemerdekaan para pekerja seni,” tutur Iin sapaan akrabnya.

Dalam berkarya, lanjutnya, pelaku seni terus berinovasi dengan memperhatikan situasi dan kondisi saat ini. Baginya, dalam gelaran ini seniman turut mewujudkan pembangunan di Indonesia.

“Mereka mengisi kemerdekaan dengan berkreasi, berinovasi, tentunya tetap memperhatikan protokol kesehatan. Semangat perjuangan para pekerja seni tetap menggelora untuk mewujudkan Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh dan Kota Semarang yang semakin hebat,” paparnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun halosemarang.id, penampil daring Sepekan Seni Merdeka akan diawali pertunjukan Seni Ketoprak dengan lakon “Bumi Perdikan”, Jumat (3/9/2021), Sinema dengan judul “Sekar Ungu”, Sabtu (4/9/2021), dan Seni Rupa dengan judul karya “Mudra : Berdoa, Bersama”, Minggu (5/9/2021).

Selanjutnya, Seni Tari dengan judul “Teger ing Bebendu”, Senin (6/9/2021), Seni Teater dengan judul karya “Sintren”, Selasa (7/9/2021), Sastra dengan sebuah judul “Pagelaran Sastra”, Rabu (8/9/2021), kemudian ditutup Musik pada Kamis (9/9/2021) dengan judul “Musik Merdeka”.(HS)

Share This

Hendi Beri Lampu Hijau Bagi Bioskop dan CFD Bisa Buka

Buruh Bangunan Dilarikan Ke Rumah Sakit Usai Tersengat Listrik