in

Separuh Kapasitas Rumah Sakit Terlampaui, Pemkab Purworejo Siapkan Isolasi Terpusat

Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM, dalam Rakor Satgas Covid-19 bersama Forkopimda di Ruang Bagelen Setda Purworejo, Kamis (17/6). (Foto : Purworejokab.go.id)

 

HALO PURWOREJO – Pemerintah Kabupaten Purworejo mulai menyiapkan ruang isolasi terpusat di rumah sakit, untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pasien Covid-19.

Saat ini  ketersedian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) di rumah sakit rujukan, telah mencapai 62,86 persen dari sebelumnya pada minggu lalu hanya 29,41 persen.

“Dari 140 ketersedian tempat tidur, saat ini telah terisi oleh 88 pasien. Kondisi ini sudah sangat mengkhawatirkan. Tetapi dalam keadaan ini, kita harus tetap tenang, sambil tetap melakukan berbagai upaya yang diperlukan, demi menyelamatkan warga masyarakat,” kata Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM, dalam Rakor Satgas Covid-19 bersama Forkopimda di Ruang BagelenSetda Purworejo, Kamis (17/6).

Bupati Purworejo RH Agus Bastian SE MM, menjelaskan bahwa di semua daerah saat ini memang mengalami kenaikan yang sama. Bahkan terdapat varian baru Covid-19, yakni varian Delta B1617 yang perlu diwaspadai karena lebih cepat menular.

Trend terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Purworejo memang mengalami peningkatan, salah satunya terjadinya banyak kasus terkonfirmasi positif di Desa Brenggong.

“Upaya untuk menyadarkan masyarakat bahwa Covid-19 ini sangat berbahaya memang tidak mudah. Mereka diminta untuk isolasi saja masih menawar. Akhirnya kita mengeluarkan kebijakan isolasi dirumah bagi yang tidak bergejala,” kata dia, seperti dirilis Purworejokab.go.id.

Dirinya berharap dengan kebijakan Pemkab untuk melakukan isolasi mandiri dirumah bagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, dapat mengatasi semua kasus dengan baik.

Namun demikian, Pemkab juga telah menyiapkan beberapa tempat untuk dilakukan isolasi terpusat jika memang terjadi lonjakan kasus yang besar atau kondisi sangat darurat. Namun sebelumnya, pihaknya juga akan menyiapkan tempat isolasi terpusat ditingkat kecamatan.

“Tempat isolasi terpusat di kecamatan tetap harus disiapkan, karena kita tidak ingin meledak seperti Kudus. Jika nantinya terjadi lonjakan kasus yang sangat besar, kita sudah siap dengan fasilitas isolasi terpusat,” tandasnya.

Dinas Kesehatan juga diminta untuk memaksimalkan vaksinasi. Karena ditengahtrend peningkatan kasus Covid-19, dengan vaksinasi diharapkan dapat segera tercapai herdimmunity atau kekebelan imunitas ditengah masyarakat. Dengan herd immunity diharapkan bisa melindungi masyarakat dari kesakitan dan kematian akibat Covid-19.

“Kita ingin berupaya dengan sebagai cara, apapun akan kita lakukan semaksimal mungkin karena tugas kita adalah melindungi warga masyarakat,” kata dia. (HS-08)

Share This

Ingatkan Warga Soal Prokes, Ganjar: Kita Sedang Tidak Baik-baik Saja

Korpri Purworejo Harus Bisa Jadi Contoh Pelaksanaan Protokol Kesehatan