Sepak Bola Usang Bisa Juga Menyusahkan

Sam Allardyce/dok.

 

HALO SPORT – Gaya sepak bola usang bisa juga menyusahkan. Kalimat bernada satire ini mengemuka ketika Liverpool kesulitan membobol gawang West Bromwich Albion, dan harus puas dengan skor akhir 1-1.

Dalam laga Liga Primer Inggris musim 2020-2021 di Anfield itu, The Reds mendominasi segalanya. Namun, Si Merah hanya mampu mencetak satu gol.

Bahkan, pada babak kedua, Jordan Henderson dan kolega kesulitan melepaskan tembakan ke gawang lawan.

Sebaliknya, serangan balik West Brom cenderung merepotkan.

Tim tamu akhirnya berhasil mencuri gol lewat skema bola mati. Hasil akhir yang sangat disesali para pemain Liverpool.

‘’Gaya sepak bola Sam Allardyce (manajer West Brom) tidak ada dalam buku. Mereka bermain dengan skema 6-4, atau apalah,’’ ungkap Juergen Klopp, manajer The Reds.

Klopp sebenarnya tidak tertarik membicarakan gaya sepak bola Big Sam, julukan Sam Allardyce.

Dia malah menyalahkan para pemainnya yang membuat susah sendiri di lapangan.

‘’Kami benar-benar mengunci mereka selama 45 menit pertama. Sayang, pada babak kedua kami mengendur, dan itu menyulitkan kami sendiri,’’ jelas Klopp.

Bagaimana komentar Big Sam? Pelatih berusia 66 tahun ini mengakui strategi timnya yang bertahan total dengan mengandalkan serangan balik.

Kalau Si Merah kental dengan permainan menyerang yang menghibur, maka Big Sam sebaliknya. Bagi dia, yang penting lawan bisa diredam.

‘’Kami harus banyak bertahan untuk menghadapi tim berkualitas dengan rekor kandang yang fantastis. Kami membuat Liverpool frustasi sebanyak yang kami bisa,’’ ujar Big Sam kepada BBC.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.