in

Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri Di Rumahnya

Foto ilustrasi tali gantungan bunuh diri.

 

HALO SEMARANG – Seorang pria ditemukan meninggal dunia gantung diri di dalam rumahnya di Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari pada Senin (12/7/2021) sekira pukul 08.00 WIB.

Korban bernama CAS (29) pertama kali ditemukan gantung diri oleh saudaranya bernama Taufiq ketika hendak numpang ke kamar mandinya.

Taufiq menjelaskan, saat itu ketika hendak masuk rumah korban, pintu rumah dalam posisi terkunci. Kemudian dia melihat jendela rumah yang terbuka, lalu dia masuk ke dalam melalui jendela.

Setelah sampai di dalam ia melihat ada tangga yang melintang dan salah satu kaki korban terlihat menggelantung di dalam kamar korban.

“Kirain lagi bikin apa gitu, terus saya melihat ada kaki satunya lagi yang juga tergantung. Saya lihat juga ada tambang warna hijau. Kemudian saya meminta bantuan kerabat-kerabat sebelah,” kata Taufiq kepada halosemarang.id di lokasi.

Tak diketahui apa yang menjadi alasan korban nekat melakukan bunuh diri. Akan tetapi, lanjut Taufiq, tak banyak ucapan yang dikeluarkan korban saat terakhir bertemu pada Jumat (9/7/2021) lalu.

“Sejak itu belum pernah keliatan lagi, tidak tahu pergi ke mana. Nah Senin (12/7/2021) saya baru tahu seperti ini,” tuturnya.

Sementara itu, tetangga korban, Supriyati mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, pada Minggu (11/7/2021) korban sempat meninggalkan pesan kepada salah satu saudaranya.

Isi pesan tersebut, lanjut dia, yaitu korban hendak pergi jauh dan meminta saudaranya untuk memberi tahu kedua orang tua korban.

“Tadi malam pamit mau pergi jauh katanya. Suruh menyampaikan ke orang tuanya. Tapi saat ditanya, untuk mastikan sudah pergi atau belum, chat Whatsapp tidak dibalas. Lalu dicek ke rumah, nah pintunya ditutup kemudian digedor-gedor setelah masuk ternyata sudah begitu,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun halosemarang.id, korban diketahui hidup sebatang kara. Korban sebelumnya sudah berkeluarga dan mempunyai anak, akan tetapi sudah pisah dengan istrinya sejak 3 tahun yang lalu.

Sementara itu, Tim Inafis Polrestabes Semarang turun langsung memeriksa kondisi tubuh korban. Setelah diperiksa tak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.(HS)

Share This

Waspadai Corona Varian Delta, Dinkes Ajak Warga Pakai Dobel Masker

RPH Kota Semarang Terapkan Aturan Penyembelihan Hewan Kurban, Ini Syaratnya