in

Seorang Bocah Korban Tabrak Lari di Purwosari, Korban Mengalami Luka Parah

Rekaman CCTV di lokasi insiden kecelakaan tabrak lari yang menimpa seorang bocah kelas 3 SD Madrasah Ibtidaiyah Pancakarya di Jalan Purwosari Raya, Kecamatan Semarang Timur pada Rabu (26/5/2021).

 

HALO SEMARANG – Terjadi insiden tabrak lari yang menimpa seorang bocah kelas 3 SD Madrasah Ibtidaiyah Pancakarya di Jalan Purwosari Raya, Kecamatan Semarang Timur pada Rabu (26/5/2021) sekira pukil 07.30 WIB.

Diketahui korban bernama Ilham (8) warga Rejorsari 8 RT 9 RW 11, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur.

Kejadian bermula ketika korban usai membeli permen di Alfamart tak jauh dari lokasi kejadian.

Kemudian pengendara yang berboncengan mengendarai motor matic tanpa plat nomor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kartini menuju ke Citarum.

Usai tabrak korban, kemudian dua orang tak dikenal itu melarikan diri meninggalkan Ilham yang berbaring di lokasi kejadian dengan luka parah.

“Saya kaget ada suara benturan, kemudian saya keluar melihat korban sudah kejang-kejang dengan posisi tengkurap,” ucap Syifa, saksi mata saat ditemui di lokasi.

Dia menuturkan, usai kejadian banyak warga setempat yang menolong dan korban langsung dibawa ke RS Pantiwilasa Dr Cipto.

“Saya tidak berani menolong, karena takut lihat keadaan korban. Polisi sama warga tadi juga ada untuk evakuasi,” bebernya.

Sementara itu, Heni tetangga korban mengatakan, usai kecelakaan korban sering mengeluh sakit kepala.

Dia menerangkan, korban mengalami luka parah pada kepala dan sejumlah luka di sekujur tubuhnya.

“Tadi dapat informasi dari ibunya kalau biaya pengobatan mencapai Rp 2 juta tapi itu kan baru sekarang, kalau besok pasti ada biaya lagi,” terangnya.

Dia berharap, pelaku sadar dan tanggung jawab usai tabrak korban agar memberikan bantuan lantaran ekonomi keluarga korban yang sulit.

“Bapaknya tidak kerja karena sakit dan ibunya cuma jualan di pinggir warung saya ini. Jualanya juga gak seberapa, cuma hahanan yang harganya Rp 1000,” tuturnya.

“Apalagi salah satu anaknya ada yang mempunyai kelainan, anaknya lumpuh dan susah diajak berinteraksi,” ungkapnya.

Sementara itu, Iwan tetangga korban, sudah melaporkan kejadian ini ke pihak Satlantas Polrestabes Semarang.

Dia berharap agar pihak kepolisian segera mengatasi kejadian ini mengingat ekonomi korban yang tidak cukup baik.

“Tadi saya anter bapaknya untuk lapor ke kepolisian. Ya semoga kasus ini bisa segera selesai,” imbuhnya.(HS)

Share This

Ombudsman Jateng Konsisten Awasi Pelaksanaan PPDB dan PTM

Pelaku Perampokan Dan Percobaan Pembunuhan Wanita di Hutan Lindung Singorojo Berhasil Ditangkap