in

Sempat Terhenti Akibat Pandemi, Wisata Edukasi Kebun Buah di Kaki Gunung Ungaran Kembali Dibuka

Suasana di lokasi fieldtrip dan eduwisata kebun buah di Dusun Sruwen, Kelurahan Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

 

HALO SEMARANG – Meski sempat terhenti beberapa waktu lalu dampak pandemi Covid-19, kini salah-satu tempat wisata Fieltrip dan Eduwisata Kebun Buah di Dusun Sruwen, Kelurahan Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang kembali menerima kunjungan tamu untuk berwisata saat liburan atau di akhir pekan.

Pengunjung bisa menikmati suasana alam, dan gemericik air sungai dari kaki gunung Ungaran, dan dapat makan buah yang dipetik langsung dari pohonnya.

Pengelola eduwisata kebun buah Sari Tani Utama, Sigit Purnama mengatakan, sebenarnya tempat eduwisata kebun buah ini telah buka tiga tahun lalu, dan sempat terhenti akibat pandemi. Pengunjung atau tamu yang datang ke kebun buah tersebut akan diperkenalkan dengan pengetahuan tentang bertanam jenis buah-buahan. Seperti buah alpukat, strowberry, dan jambu kristal. Lalu durian, jahe, dan empon-empon.

“Untuk kebunnya sendiri ada delapan tempat, terpisah-pisah antara kebun satu dengan kebun lainnya. Jadi tamu yang ke sini sekaligus diajak fieldtrip atau jalan-jalan dari kebun satu ke kebun lainnya,” katanya, Selasa (5/10/2021).

Dikatakan Sigit, kebun miliknya bisa dibuka untuk eduwisata buah berkat dorongan dari rekan-rekannya yang ada di Hipmi Kabupaten Banjarnegara dan Wonosobo.

“Sehingga kami berani untuk membuka untuk pengunjung eduwisata kebun buah ini,”imbuhnya.

Di kebun buah tersebut, ada beragam jenis buah. Sedikitnya ada 200 pohon alpukat, 40 pohon durian, dan 100 pohon jambu kristal.

“Selain itu, buah strowberry. Dan tak ketinggalan juga kebun pisang yang cukup bisa diandalkan dan prospektif,” paparnya.

Di eduwisata tersebut, pihaknya menawarkan beberapa paket eduwisata kebun buah, mulai dari paket dolan, paket A hingga E.

“Untuk paket dolan dikenakan biaya mulai Rp 25 ribu per orang untuk eduwisata kebun dan pengetahuan tentang tanaman buah-buahan, dan bibit strowberry. Sedangkan untuk paket A hingga E, biaya masuknya mulai Rp 50 ribu-Rp 150 ribu, selain diberi pengetahuan tentang bertanam aneka buah, juga bisa memetik buah jambu kristal, alpukat, dan dapat bibit tanaman buah,” katanya.

Selama ini, untuk kunjungan kebanyakan berasal dari Semarang dan luar kota, seperti Purwodadi, Banjarnegara, Wonosobo, Pati dan Solo.

“Diharapkan, pengunjung bisa memesan atau konfirmasi sepekan sebelumnya. Untuk reservasi bisa menghubungi washapp ke nomor 081228954359,” pungkas Sigit.(HS)

Share This

Modus Penyelundupan Lempar Narkotika Ke Dalam Lapas Semarang Terus Terulang, Kenapa Pelaku Tak Tertangkap

Sebulan Terakhir, Lapas Semarang Catat Lima Kali Gagalkan Penyelundupan Obat-Obatan Terlarang