Sempat Sepi Pembeli di Awal Pandemi, Bisnis Parcel Mulai Kembali Menggeliat

Foto ilustrasi: Paket parcel.

 

HALO BISNIS – Sempat sepi pembeli pada awal pandemi tahun lalu, kini geliat bisnis parcel jelang Lebaran kembali meroket.

Ramadhan Azis, salah seorang pebisnis parcel mengungkapkan, dalam satu minggu ini sudah ada 130 paket yang terjual. Pembelinya ada dari beberapa instansi dan juga pribadi.

“Naiknya sampai 70% dari tahun lalu. Satu minggu ini parcel kurma sudah laku 150 kg, kalau parcel kacang mete tembus 2 kwintal,” ujar Ramadhan.

- Advertisement -

Berbeda dari tahun lalu, trend penjualan kue Lebaran yang biasanya menjadi primadona suguhan di Hari Raya Idul Fitri, justru menurun peminatnya.

Menurut Ramadhan, parcel sembako, kurma, dan kacang mete menjadi suguhan yang banyak diburu. Selain untuk ditambahkan dalam paket sembako, kurma banyak diminati untuk konsumsi pribadi selama bulan puasa ini.

“Kurma yang paling laku jenis Tunisia. Seminggu ini sudah 150 box terjual. Kurma jenis Mesir juga banyak peminatnya, sudah laku 60 kg,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ramadhan mengatakan, ada kenaikan harga dari produk-produk dagangannya. Ia mengungkapkan, kurma mengalami lonjakan harga yang sangat drastis. Selain kurma, kacang mete dan minyak goreng juga mengalami kenaikan harga.

“Kurma yang 10 kg normalnya Rp 200.000 sekarang jadi Rp 260.000, kacang mete biasanya Rp 125.000 sekarang naik jadi Rp 140.000, minyak goreng juga naik biasanya Rp 27.500 sekarang kisaran 30.000,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.