in

Sempat Mengelabuhi Petugas, Karaoke Inul Vizta di Semarang Disegel Satpol PP

Satpol PP menyegel tempat hiburan lantaran melanggar PKM, Rabu (30/6/2021).

 

HALO SEMARANG – Satpol PP Kota Semarang melakukan penyegelan dua tempat usaha, yaitu butik Luna Hijab di Jalan Pandanaran dan Karaoke Inul Vizta di Jalan Mugas, Rabu (30/6/2021).

Hal tersebut dilakukan karena dua tempat usaha tersebut dinilai melanggar aturan terkait Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di tengah pandemi Covid-19.

Dalam razia yang dilaksanakan Rabu (30/6/2021) pukul 21.00-21.45 WIB, awalnya petugas melewati Jalan Pandanaran dan mendapati butik Luna Hijab masih buka. Petugas pun langsung menghampiri butik tersebut dan melakukan penyegelan setelah sebelumnya memberi teguran kepada manajemen. Sementara pihak manajemen dan karyawan pun hanya bisa pasrah melihat hal itu.

Usai menindak usaha butik di Jalan Pandanaran, petugas Satpol PP kemudian menyisir tempat usaha di Jalan Mugas Semarang. Di sana petugas Satpol PP mencurigai adanya aktivitas di tempat hiburan Karaoke Inul Vizta, lantaran ada beberapa mobil parkir di depannya.

Kemudian saat petugas Satpol PP mencoba melakukan pengecekan, pihak pengelola sempat berusaha mengelabuhi petugas dengan mematikan semua lampu penerangan utama, seakan di tempat hiburan tersebut tak ada aktivitas.

Petugas Satpol PP pun berusaha menyisir semua ruangan mulai dari lantai satu sampai lima. Awalnya petugas mendapati semua ruang kosong. Namun ketika mengecek di gudang, petugas mendapati sejumlah pemandu lagu berpakaian seksi dan beberapa pria bersembunyi di tempat itu.

Diduga para pria itu merupakan pengunjung Inul Vizta. Petugas pun memerintahkan mereka keluar ruangan. Selanjutnya tempat karaoke itu disegel oleh petugas karena pelanggaran aturan PKM. Sayangnya belum ada konfismasi resmi terkait persoalan ini dari pihak manajemen Inul Vizta.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengaku sangat geram atas kelakuan pihak manajemen tempat hiburan tersebut.

“Kan batas operasionalnya pukul 20.00 WIB, ini malah melebihi. Makanya kita segel,” kata Fajar.

Sementara terkait penyegelan Karaoke Inul Vizta, kata dia, hal itu dilakukan karena sektor pariwisata dilarang beroperasi selama pengetatan PKM.

“Ini melanggar aturan. Kita cek ternyata di dalamnya luar biasa banyak orang. Ini jelas melecehkan aturan yang dibuat Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang,” jelasnya.

Dia pun memperingatkan pihak manajemen agar tak merusak segel dan tak nekat beroperasi kembali. Sebab jika nekat, pihaknya bakal memberikan sanksi lebih berat. Mulai dari penyegelan selamanya hingga peninjauan kembali izin operasional.

“Bisa saya segel seterusnya, dan pencabutan izin. Nanti akan kami sampaikan ke Dinas Pariwisata agar izin operasional Inul Vizta ditinjau ulang,” imbuhnya.(HS)

Share This

Dapat Keluhan Masyarakat, Satpol PP Kota Semarang Bongkar Kios Penjualan Judi Togel

Petugas Gabungan di Blora Terus Masifkan Patroli Protokol Kesehatan