in

Sembilan Pos Pengamanan Nataru Akan Didirikan Di Kendal

Satlantas Polres Kendal, AKP Ilham Syafriantoro Sakti.

HALO KENDAL – Beberapa titik keramaian dan kerawanan yang ada di wilayah Kabupaten Kendal, akan didirikan pos pengamanan dalam rangka menjaga keamanan dan kondifitas wilayah, jelang perayaan Natal tahun 2021 dan Tahun Baru 2022.

Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Ilham Syafriantoro Sakti menyampaikan, Satlantas Polres Kendal akan melaksanakan Operasi Lilin jelang Nataru.

Dikatakan, ada sembilan pos yang akan didirikan di beberapa titik kerawanan dan keramaian di wilayah hukum Polres Kendal.

“Dari sembilan pos itu dua rencananya akan didirikan di Rest area Kendal, dua lagi di batas kota atau Kabupaten Kendal dan satu lagi pos pelayanan di Alun- Alun Kendal, serta empat pos pengamanan di gereja-gereja besar di Kendal,” paparnya, Senin (13/12/2021).

Hal ini menurut Ilham, sesuai instruksi dari pimpinan dan menindaklanjuti dari hasil rapat Menteri Perhubungan dan Kaporlantas Polri.

“Kami akan bertindak untuk menjaga keamanan dan kondifitas wilayah Polda Jawa Tengah, khususnya di wilayah hukum Polres Kendal, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Ilham menjelaskan, dengan adanya pencabutan penerapan PPKM level 3 dari Pemerintah Pusat, otomatis akan berpengaruh kepada aparat keamanan saat bertugas di lapangan nanti.

“Dengan dicabutnya PPKM Level 3, tentu kita akan all out dalam pengamanan dan kondifitas wilayah jelang Natal dan Tahun Baru. Meski sampai saat ini belum ada larangan, namun kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang menciptakan kerumunan di luar rumah, dalam merayakan Natal dan Tahun Baru,” ungkapnya.

Sebelumnya, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto berpesan kepada masyarakat, jangan sampai momen liburan Nataru ini menjadi lonjakan tinggi penularan Covid-19 untuk ketiga kalinya.

“Karena di tahun terdahulu di dua hari libur besar nasional terjadi lonjakan tinggi dan signifikan. Untuk itu saya minta masyarakat tidak perlu merayakan Natal dan Tahun Baru secara berlebih dan menciptakan kerumunan,” ujar Dico.(HS)

Warga Antusias Tukarkan Sampah dengan Sembako dan Makanan di “Bazar Grebek Sampah” Semarang Utara

Wali Kota Semarang Berangkatkan Bantuan Ke Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Semeru