Semarang Sudah Masuk Musim Hujan, Daerah Lain Menyusul

Poster Semarang Masuk Musim Hujan. (semarangkota.go.id)

 

HALO SEMARANG – Warga Kota Semarang diajak untuk melakukan beberapa upaya sederhana, untuk mencegah banjir di Ibu Kota Jawa Tengah ini, berkaitan dengan musim hujan.

Ajakan tersebut disampaikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melalui poster seperti yang dirilis semarangkota.go.id. Dalam poster tersebut, DLH mengajak masyarakat untuk  membuat lubang biopori, tidak membuang sampah di sembarang tempat agar tidak menyumbat saluran dan menyebabkan banjir, serta mengelola sampah dengan metode reduce (mengurangi sampah), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (mengolah).

Sementara itu, menurut prakiraan awal musim hujan yang disusun Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, melalui bmkg.go.id, Kota Semarang sudah memasuki awal musim hujan pada 10 hari (dasarian) pertama Oktober 2020.

Adapun daerah-daerah di Jawa Tengah yang mulai memasuki musim hujan pada dasarian I hingga III, meliputi Semarang bagian tenggara; Boyolali  bagian tengah, tenggara, dan selatan; Sragen bagian barat dan selatan;  Magelang  bagian tenggara; Klaten bagian utara; Sukoharjo; Klaten bagian selatan dan tengah; Purworejo bagian timur; Karanganyar bagian timur; serta Wonogiri bagian timur laut.

Untuk wilayah yang memasuki musim hujan pada November dasarian I sampai III, meliputi Brebes bagian tengah dan utara; Tegal  bagian  barat, tengah, dan utara; Pemalang  bagian  barat, tengah, dan utara; Pekalongan  bagian  barat dan utara;  Batang  bagian  barat  laut  dan  timur  laut; Kendal  bagian  utara  dan tengah; Semarang  bagian  utara;  Demak  bagian barat; tengah, dan utara; Kudus bagian  tengah  dan  selatan;  Pati;  Jepara;  Kudus bagian  utara;  Rembang  bagian  utara, tengah, selatan;  Grobogan  bagian  timur laut, utara, barat; Wonogiri;  Gunung  Kidul  bagian  utara  dan  selatan;  Karanganyar  bagian  barat;  Blora  bagian  selatan; Sragen bagian utara dan timur; Blora bagian tengah dan timur; dan Rembang bagian timur.

Puncak  Musim  Hujan  2020/2021  di  150  ZOM  Pulau Jawa,  umumnya  diprakirakan terjadi pada Januari dan Februari 2021.  (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.