in

Semangat Nasionalisme di Tengah Pandemi

Talk Show di Radio Suara Kota Wali mengusung tema Nasionalisme di tengah Pandemi Covid-19.

 

HALO DEMAK – Pandemi Covid-19 yang tengah melanda negeri ini, tentunya harus menjadi perhatian semua pihak. Kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan seluruh warga negara setiap melakuakan aktivitas, menjadi bagian dari semangat nasionalisme.

Koordinator Literasi Digital Kabupaten Demak, Handoko mengatakan, sikap nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya menjaga ketertiban masyarakat dengan mematuhi aturan yang berlaku, mematuhi dan menaati hukum negara, bersedia mempertahankan dan memajukan negara.

Baginya, sikap nasionalisme dapat ditunjukan dengan turut mendukung dan mematuhi aturan pemerintah, baik pusat, provinsi maupun daerah. Terlebih saat ini ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.

“Semangat nasionalisme di tengah pandemi ini, caranya mematuhi aturan pemerintah terkait protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjahui kerumun serta mengurangi mobilitas,” kata Handoko saat Talk Show di Radio Suara Kota Wali, Kamis (8/7/2021).

Acara program bincang siang yang dipandu oleh Manajer RSKW Bagus Setiawan ini, mengusung tema Nasionalisme di Tengah Pandemi.

Handoko melanjutkan, pemerintah tidak dapat bekerja sendirian tanpa adanya dukungan segenap warga negara dari Sabang hingga Merauke. Karena itu, semuanya wajib bahu membahu melawan Covid-19.

“Sebagai negara Pancasila, di mana Pancasila sebagai dasar kita berbangsa dan bernegara, maka kita harus bahu membahu dan juga gotong royong sebagai bentuk kecintaan pada bangsa untuk bersama-sama menurunkan penyebaran pandemi Covid-19 ini,” ujar aktivis muda itu.

Di era digitalisasi, sambung Handoko, perkembangan zaman berubah begitu cepat, karena itu masyarakat dituntut harus melek digital.

Terlebih saat ini, semuanya memanfaatan teknologi digital, baik di dunia kerja, pendidikan, kegiatan ekonomi, hingga kegiatan sosial. Ketika dapat mengikuti dan sekaligus mempersiapkan diri menuju era digital ini, menurutnya akan menjadi salah satu peluang bagi masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Kita harus bisa mengikuti perubahan zaman. Era digitalisasi ini harus kita sikapi dengan bijak, tentunya dengan semangat nasionalisme, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan gotong royong sesuai kepribadian bangsa Indonesia,” tutup Handoko.(HS)

Share This

Mengenal Naseem Hamed, Petinju Kontroversial Yang Pernah Jadi “Prince” Di Atas Ring

Evaluasi PPKM Darurat, Ganjar: Kurangi Pergerakan, Kunci Dari Desa