in

Selama Ramadan, Hotel di Kendal Sepi Pengunjung

Suasana salah satu hotel di Kendal

HALO KENDAL – Selama bulan Ramadan 2023, kunjungan hunian beberapa hotel yang ada di Kabupaten Kendal rata-rata mengalami penurunan.

Dari pantauan, beberapa hotel pun tampak lengang, tidak banyak kendaraan yang terparkir di halaman hotel.

Seperti diungkapkan Budi, pemilik Hotel Asri yang berada tepat di depan Masjid Agung Kendal. Menurutnya, selama ramadan, pengunjung hotelnya mengalami penurunan yang drastis.

“Ya jelas turun terus, belum ada peningkatan. Ya kami maklum bulan ramadan. Sehingga okupansi masih sangat rendah,” ujarnya, Selasa (11/4/2023).

Kondisi yang sama juga dialami hotel yang berada di Agrowisata Tirto Arum Baru, di jalur Pantura Kendal.

Direktur Tirto Arum Baru, Sri Sarwo Utomo mengatakan, selama bulan ramadan 2023, tingkat hunian mengalami penurunan yang cukup drastis.

“Jumlah kunjungan tamu selama ramadan di hotel kami mengalami penurunan yang signifikan. Mudah-mudahan jelang dan selama libur lebaran mengalami peningkatan,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Kendal tersebut, pihaknya berbenah semua sudut hotel, sekaligus merenovasi dan menambah sarana prasarana yang ada.

“Ya kita berbenah beberapa sarpras yang ada di hotel. Supaya nanti suasana lebaran bisa menarik pengunjung,” imbuh Utomo, sapaan akrabnya.

Senada diungkapkan Eko Agung Prasetyo, karyawan Hotel Anugerah Kendal. Menurutnya, selama bulan ramadan ini tidak banyak tamu yang datang. Dari 53 jumlah kamar, hanya terisi di bawah sepuluh kamar.

“Padahal, di luar bulan ramadan, rata-rata yang terisi di atas sepuluh kamar. Selama bulan ramadan ini tamunya sepi, untuk mencapai 15 kamar aja berat,” ungkapnya.

Eko menjelaskan, pada tahun-tahun lalu, tingkat hunian Hotel Anugerah pada saat libur lebaran memang mengalami kenaikan. Bahkan untuk lebaran tahun ini pun sudah mulai ada yang pesan kamar.

“Kalau pas lebaran, biasanya sih ramai, mudah-mudahan lebaran ini juga ramai. Ini juga sudah ada beberapa yang memesan kamar,” jelasnya.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi menurunnya jumlah pengunjung hotel di Kendal. Salah satunya yaitu adanya tol Batang-Semarang.

Hal itu terjadi, lantaran sebagian besar kendaraan dari luar kota, langsung melewati jalan tol, tidak melalui Kota Kendal. (HS-06)

Gelar Ramp Check, Dishub Kota Semarang Dapatkan Dua Bus Tak Layak Digunakan Angkutan Mudik

Penilaian Akhir Tinarbuka, Wali Kota Semarang Tunjukkan Komitmen Atas Keterbukaan Informasi Publik