in

Sektor Pertanian Yahukimo Memiliki Potensi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Wakasatgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022, AKBP Yamin Dian Priono SIK mengecek lumbung padi di Yahukimo. (Foto : Tribratanews.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Wakasatgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022, AKBP Yamin Dian Priono SIK menilai spot Pertanian di Kampung Moruku, Distrik Dekai, Sabtu (16/4/2022), memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Saat melakukan pengecekan di lumbung padi, Wakasatgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022, menyampaikan bahwa dengan lahan spot pertanian Yahukimo yang hanya setengah hektare, mampu menghasilkan 1 ton Gabah padi.

“Hal ini sangat luar biasa, dari lahan setengah hektare, dapat menghasilkan kurang lebih 1 ton gabah dan apabila gabah ini diproses lagi dapat menjadi kurang lebih 800 kg beras,” tegas Wakasatgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022., seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id.

Wakasatgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022 menyampaikan bahwa hal ini dapat berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat apabila dikelola dengan baik.

“Untuk harga beras di Yahukimo yakni Rp 15.000 per kilogram. Jika sekali panen kurang lebih 800 kilogram beras, bisa dijual dengan harga Rp 12 juta. Ini luar biasa,” Lanjut Wakasatgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022.

Melihat hal tersebut, Ops Damai Cartenz-2022 pun akan terus mendorong potensi bidang pertanian ini melalui Program Kasuari dengan terus mendampingi dan memberikan pelatihan terhadap warga Petani binaan agar dapat mengelola dengan baik  sawah-sawah yang telah dijadikan Spot.

Wakasatgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022 berharap masyarakat Yahukimo khususnya asli Papua dapat tumbuh minat dalam bidang pertanian Padi.

“Kami berharap  ke depannya tingkat perekonomian masyarakat semakin naik, yang mana kita tahu bersama bahwa kita saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19, oleh karena itu kita harus mengembangkan perekonomian melalui sektor pertanian, karena mungkin sektor-sektor yang lain masih terkendala Covid-19, sehingga dengan sumber daya yang ada kita bisa manfaatkan,” tegas Wakasatgas Binmas Ops Damai Cartenz-2022. (HS-08)

Ini Dia Alasan Bahasa Indonesia Layak Jadi Bahasa Resmi ASEAN

Tarling Ramadhan, Polres Jepara Kembali Gelar Vaksinasi Booster Serentak di Kalinyamatan