in

Sekda Blora Berharap Pusat Kesejahteraan Sosial Blora Berkembang

Bimbingan teknis sumber daya manusia Puskesos tingkat Kabupaten Blora 2021, Jumat (11/6), di ruang pertemuan Setda Blora. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Pemkab Blora berharap Pusat Kesejahteraan Sosial Sistem  Layanan dan Rujukan Terpadu (Puskesos-SLRT), akan berkembang hingga ke tingkat desa atau kelurahan.

Layanan tersebut dibentuk untuk membantu warga miskin dan rentan miskin, memperoleh pelayanan sosial dari pemerintah.

Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Blora Komang Gede Irawadi SE MSi, ketika mewakili Bupati H Arief Rohman SIP MSi, membuka Bimbingan Teknis Sumber Daya Manusia (SDM) Puskesos Tingkat Kabupaten Blora Tahun 2021, Jumat (11/6), di Ruang Pertemuan Setda Blora.

Setelah membuka Bimtek, dilanjutkan dengan sosialisasi dan bimbingan dari Tim Dirjen Kemensos RI.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Blora membacakan sambutan Bupati, dilanjutkan dengan paparan singkat terkait kondisi sosial wilayah Kabupaten Blora. Pihaknya menyambut baik adanya bimbingan teknis (bimtek) Puskesos kali ini.

“Kegiatan bimtek saat ini saya rasa waktunya sangat tepat karena Pemkab Blora dalam rangka Ngopeni Kadang Kekurangan, baru saja me-launching SLRT Kabupaten Blora, Jumat 4 Juni 2021 lalu,” kata Sekda, Blorakab.go.id.

Dia mengatakan dengan bimtek ini, diharapkan akan terjadi akselerasi pengembangan dan penumbuhan Puskesos-SLRT di Kabupaten Blora, sebagai tempat pengaduan layanan dan program perlindungan sosial, serta pusat pelaksanaan pelayanan dan rujukan terpadu, di tingkat kabupaten, desa, atau kelurahan.

Puskesos-SLRT sebagai layanan perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan, perlu dikembangkan untuk memastikan bahwa masyarakat miskin atau rentan miskin, mendapatkan akses perlindungan dan pelayanan sosial yang lebih cepat serta menyeluruh.

Puskesos-SLRT adalah sistem layanan yang mengidentifikasi kebutuhan dan keluhan fakir miskin dan orang tidak mampu serta melakukan rujukan kepada pengelola program penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu yang ada di Pusat, Provinsi dan Kabupaten.

“Harapannya dengan adanya Puskesos ini, maayarakat yang mempunyai keluhan tidak dilempar sana-sini. Cukup datang ke Puskesos-SLRT, keluhan masyarakat terselesaikan,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Blora, Dra Indah Purwaningsih, MSi pada kesempatan tersebut turut melaporkan terkait pelaksanaan SLRT di Kabupaten Blora.

“Bimbingan teknis SDM Puskesos di Kabupaten Blora Tahun 2021 dengan peserta sebanyak 39 orang yang terdiri dari manajer, supervisor, fasilitator, front office, back office, pelaksana Puskesos Desa Sendangwungu, Kecamatan Banjarejo, Pelaksana Puskesos Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora, dan OPD terkait,” kata Indah.

Dengan adanya bimbingan teknis ini, bisa meningkatkan dan mengembangkan SDM Puskesos.

Setelah acara resmi dibuka, dilanjutkan dengan sosialisasi dan bimbingan yang dilakukan oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah dan Tim dari Direktorat Pemberdayaan Sosial Perorangan Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat, Dirjen Pemberdayaan Sosial Kemensos RI. (HS-08).

Share This

Cegah Wilayahnya Memerah, Forkompimda Blora Larang Hajatan

Ini Pemenang Lomba Film Edukasi Kendal Handal