Sejumlah Objek Wisata di Batang Patuhi Protokol Kesehatan

Sejumlah warga memasuki tempat wisata di Batang (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Pengelola sejumlah objek wisata di Kabupaten Batang menerapkan protokol kesehatan, pada setiap karyawan dan pengunjung. Hal ini dilakukan agar objek-objek wisata tersebut dapat terus beroperasi, tetapi juga mencegah penyebaran Covid-19.

Beberapa destinasi di Kabupaten Batang yang telah menerapkan protokol kesehatan tersebut, antara lain Batang Dolphin Center, Pantai Ujungnegoro, Bukit Srigunung, Sikembang, Deswita Pandansari, Ecopark Bandar, Wisata Agro Selopajang, dan THR Kramat.

Salah satu destinasi yang banyak didatangi wisatawan adalah Dolphin Center. Di objek ini pengunjung dapat melihat beragam satwa.

“Protokol kesehatan mulai diterapkan saat masuk. Pengunjung kami cek suhu tubuh, didata nama dan alamat lengkap serta nomor ponsel. Jadi jika terjadi sesuatu, kami istirahatkan. Kalau makin baik, maka diperbolehkan berlanjut. Apabila semakin buruk, kamo laporkan ke petugas Covid-19. Kami juga melengkapi tempat cuci tangan di 10 sudut penting, di antaranya Mini Zoo, dan sebelum masuk ke area pentas lumba-lumba, pengunjung dicek suhu ulang,” kata Manajer Operasional Batang Dolphin Center (BDC), Oktavianus Bagus Wijaya Danu, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia menerangkan, pandemi Covid-19 telah memukul semua sektor, tak terkecuali objek wisata. Objek wisata itu, April hingga Juni lalu juga harus tutup.

Baru pada 24 Juni 2020 kemudian melakukan uji coba adaptasi kebiasaan baru dan kemudian diizinkan untuk beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan.

Jumlah pengunjung pada masa pandemi ini juga berkurang. Sebelum pandemi jumlah pengunjung bisa mencapai ribuan orang per hari. Tetapi setelah pandemi, jumlahnya hanya sekitar 500 orang per hari.

Lebih lanjut dia mengatakan pihaknya menerapkan protokol kesehatan ketat. Pengunjung wajib memakai masker, cuci tangan pakai sabun sebelum atau setiap saat dan menjaga jarak aman saat berada di dalam obyek wisata.

Demi menjaga kenyamanan bersama pengunjung tidak diperkenanakan memberi makanan dan berfoto bersama hewan, kalaupun mengambil gambar cukup dari jarak 2 meter.

“Libur panjang kali ini rata-rata pengunjung berasal dari Semarang, Tegal, Slawi dan Cirebon,” katanya.

Dia mengimbau agar para pengunjung tetap bijak dalam nenjalankan protokol kesehatan, sebagai wujud pencegahan terhadap penyebaran Covid-19.

“Silakan datang ke Batang Dolphin Center, kita tetap menjaga kesehatan pengunjung dengan menjalankan peraturan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,” tandasnya.

Salah satu pengunjung, Yudi dari Cirebon menuturkan, sempat terbesit sedikit kekhawatiran, namun selama pengunjung mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, akan tetap aman berwisata.

“Kalau di BDC sudah dicek suhu tubuh dan ditulis data diri masing-masing pengunjung, disiapkan cairan antiseptik dan diwajibkan menjaga jarak aman pasti lebih aman. Kami sekeluarga tidak merasa risih karena sudah menjadi peraturan demi keselamatan kita semua, jadi ikuti saja protokol kesehatannya,” ujarnya.

Sementara itu, dihubungi melalui aplikasi WhattsApp, Sekretaris Disparpora Kabupaten Batang, Suprayitno mengatakan, untuk menjaga warga dan pengunjung destinasi wisata tidak terpapar Covid-19, maka semua destinasi harus selalu dan wajib menjalankan disiplin protokol kesehatan demi keamanan dan kenyamanan bersama.

“Bagi para pengunjung obyek wisata dimanapun dan kapanpun selama situasi ini masih  adaptasi kebiasaan baru, harap untuk semua pihak untuk saling menjaga keamanan demi masa depan anak dan generasi kita,” harapnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.