in

Sejumlah Daerah Lepas Kontingen MTQ ke Semarang

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, kemarin melantik 66 Dewan Hakim MTQ XXIX, di Hotel Candi Indah Semarang. (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO SEMARANG – Sejumlah daerah di Jawa Tengah, Jumat (22/7/2022) melepas kontingen untuk mengikuti musabaqah tilawatil Qur’an (MTQ) XXIX Tingkat Provinsi Jawa Tengah, di Kota Semarang. Mereka akan berusaha menjadi yang terbaik, untuk nantinya mewakili Jawa Tengah, maju ke tingkat Nasional.

Pelepasan 41 perserta dari Kabupaten Jepara, dilakukan oleh Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta, bersama Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara H Muh Habib, Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta yang didampingi Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara H Muh Habib.

Dalam kesempatan itu, Edy Supriyanta mengatakan MTQ ini merupakan sarana untuk menimba ilmu, menguatkan tali silaturahmi, memupuk rasa persatuan dan kesatuan, mempererat ukhuwah islamiyah, serta menjadi wadah membangun karakter dan akhlakul karimah.

“Jaga nama baik Kabupaten Jepara, karena anda semua adalah duta bagi Jepara,” kata Edy, seperti dirilis Jepara.go.id.

Menurut Edy, persoalan menang atau kalah adalah hal biasa. Maka dari itu, dia meminta peserta tidak terlalu terbebani dalam mengikuti kompetisi ini.

“Tetaplah berusaha yang terbaik dan jika berhasil menang, maka itu menjadi sebuah bonus tersendiri. Namun jika belum menang, teruslah berupaya untuk mengasah dan memperbaiki diri,” tegasnya.

Dia berharap agar para peserta tetap semangat dan selalu berusaha yang terbaik serta menjauhkan diri dari rasa putus asa saat berjuang membawa nama harum Jepara.

Sementara itu pendamping MTQ Jepara, Dewi Sitimuzahidah mengatakan peserta berjumlah 41 orang, terdiri atas 23 putra dan 18 putri. Sebelumnya mereka telah menjalani latihan selama dua hari, di MAN 1 Jepara.

“Semoga para peserta nantinya dapat membanggakan Jepara di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” kata Dewi.

Temanggung

Pelepasan kontingen MTQ juga dilaksanakan Sekda Temanggung, Hary Agung Prabowo, beserta sejumlah pejabat di wilayahnya. Untuk kali ini, Temanggung mengirimkan 15 peserta, yang merupakan para juara MTQ XXIX Kabupaten Temanggung Tahun 2022, 16 Maret 2022 lalu.

“Untuk itu saya berpesan, kuatkan mental untuk meraih juara, saya yakin dan percaya anakku akan juara, yang penting percaya diri. Mudah-mudahan semuanya selalu diberikan kesehatan, kekuatan dan semangat juang yang tinggi, sukses untuk anak-anakku semuanya,” kata Hary Agung Prabowo, seperti dirilis temanggungkab.go.id.

Dia juga berpesan kepada para pembimbing, agar betul-betul membimbing anak-anak, sehingga semua bisa berjalan sukses dan lancar.

Boyolali

Sementara itu, Bupati Boyolali, M Said Hidayat, kemarin juga melepas 23 peserta MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah XXIX Tahun 2022, di ruang Merbabu Kantor Bupati Boyolali.

Dalam kesempatan itu, M Said mengungkapkan rasa syukur, karena Kabupaten Boyolali dapat mengikuti MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah XXIX tahun ini, dengan jumlah peserta yang tidak sedikit.

“Niatkan semua untuk anak-anakku semua, niatkan adalah mengikuti kegiatan ini bagian dari upaya langkah syiar agama,” ungkapnya, seperti dirilis boyolali.go.id.

Menurut Bupati Boyolali, jika nanti para peserta mendapatkan juara, maka hal itu merupakan dampak positif dari syiar agama yang telah dilakukan melalui ajang MTQ ini. Tak lupa pihaknya berpesan agar para peserta mempersiapkan diri sebaik-baiknya, tetap menjaga ketenangan dan selalu berdoa.

“Semua diniatkan dalam niat syiar agama Islam dan dampak positif semoga dapat diraih dan dibawa kembali pulang menjadi kebanggaan para peserta dan Kabupaten Boyolali.” harapnya.

Sementara itu, salah satu official Kafilah Boyolali, Suryani menjelaskan para peserta akan mengikuti sembilan kategori, di antaranya Tartil Al-Qur’an, Tilawatil Qur’an, Tahfidzul Qur’an, Kaligrafi, Syarhil Qur’an, dan Fahmil Qur’an.

Beberapa kategori dilakukan secara beregu, di mana para peserta yang dikirim merupakan juara MTQ tingkat Kabupaten Boyolali.

Dalam ajang MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah ini terdapat beberapa kelas yang terdiri atas anak-anak, remaja dan dewasa. Dikatakan Suryani, prestasi terakhir yang pernah diraih oleh Kabupaten Boyolali adalah Juara II Tartil Al Qur’an pada tahun 2019.

“Target tahun ini, ya kalau bisa minimal mendapat empat juara sudah lumayan, tentunya juara I yang diharapkan.” Kata dia.

Demak

Sementara itu dalam pelepasan kafilah di Pendopo Satya Bhakti Praja Kabupaten Demak, Bupati Demak, Eisti’anah menyatakan memberikan support dan dukungan penuh kepada peserta MTQ, agar mampu memberikan dedikasi terbaik.

“Saya berharap para peserta lomba dapat memberikan upaya terbaik sehingga nantinya dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Demak,” kata Eisti’anah, seperti dirilis demakkab.go.id.

Bupati Demak juga berharap kegiatan MTQ ini dapat menjadi wadah silaturrahmi perekat ukhuwah Islamiyah, untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan keagamaan, sekaligus menjadi media dakwah dan syiar Islam efektif.

“Saya harapkan agar bisa lebih mewarnai pelaksanaan pembangunan dan perilaku kehidupan masyarakat dengan landasan nilai-nilai Qur’ani,” tuturnya.

Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis bantuan dari Baznas untuk fasilitasi Peserta Lomba MTQ, berupa dana senilai Rp 20 juta, oleh Bupati Demak.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat menjadi berkah dan bermanfaat,” kata dia.

Kepala Kemenag Kabupaten Demak, dalam laporannya menyatakan bahwa Kabupaten Demak mengirimkan 45 peserta, pendamping dan official, dalam MTQ XXIX di Semarang.

Dewan Hakim

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, kemarin juga melantik 66 Dewan Hakim MTQ XXIX, di Hotel Candi Indah Semarang.

“Tentu kami juga menyiapkan dewan hakim, yang mana dewan hakim ini menentukan nanti bagaimana seleksi awal dari Provinsi Jawa Tengah, untuk nanti dikirim ke MTQ tingkat nasional. Ini benar-benar kami berharap dari dewan hakim untuk menguji MTQ tingkat provinsi dengan begitu baik, dengan adil, dengan jujur,” katanya.

Gus Yasin, sapaan wagub, yang juga Ketua Umum Lembaga Tilawatil Qur’an (LPTQ) Jateng itu menerangkan, sebanyak 66 dewan hakim yang dikukuhkan meliputi Koordinator Dewan, Sekretaris Dewan Hakim, 16 Ketua Majelis Hakim, dan anggota. Koordinator dewan hakim dijabat oleh KH Ahmad Darodji, sementara Sekretaris dijabat oleh H Badrussalam.

Wagub yakin para dewan hakim  yang terdiri dari para kiai ini memiliki tugas mulia dan mumpuni, untuk memilih kandidat terbaik di tingkat nasional, dilandasi dengan integritas. Dia juga menandaskan, MTQ tingkat provinsi yang diselenggarakan, bukan sekadar event.

“Tetapi juga membawa syiar agama Islam, dan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan keagamaan,” tandasnya.

Sebagai informasi, ada 16 cabang lomba dalam MTQ XXIX tingkat Provinsi Jawa Tengah ini.

Ke-16 cabang lomba itu adalah Tartil Al-Qur’an; Tilawah anak-anak, remaja dan dewasa; Tilawah tuna netra dan Qiraat Mujawwad dewasa; Qiraat Murattal remaja dan dewasa; Hafalan 1 juz dan tilawah; Hafalan 5 juz dan tilawah; Hafalan 10 juz; Hafalan 20 juz; Hafalan 30 juz; Tafsir Bahasa Inggris dan Hafalan 15 juz; Tafsir Bahasa Indonesia dan Hafalan 3 juz; Tafsir Bahasa Arab dan Hafalan 3 juz; kemudian Fahm Al Qur’an; Syahr Al-Qur’an; Seni Kaligrafi Al-Qur’an; dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Mahasiswa. (HS-08)

Prihatin Angka Kemiskinan di Wonosobo

DBD Merebak di Demak, Terbanyak di Mranggen