in

Sejak Pandemi Covid-19, Pemahaman Masyarakat Akan Wedang Rempah Meningkat

 

Pengunjung kedai Wedang Rempah Mbah Wied di Dawung RT VII RW III Kedungpane, Mijen, Semarang.

 

HALO SEMARANG – Status pandemi Covid-19 telah lebih satu tahun dirasakan Indonesia. Sejak ditetapkan status itu, mayoritas pemahaman masyarakat terhadap manfaat rempah-rempah untuk dikonsumsi meningkat.

Termasuk salah satu olahan berbentuk wedang rempah. Masyarakat memiliki kepercayaan akan khasiatnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Hal itu diungkapkan oleh Widayanto, pemilik kedai Wedang Rempah Mbah Wied di Dawung RT VII RW III Kedungpane, Mijen, Semarang.

Widayanto mengatakan, selama pandemi Covid-19 pesanan wedang rempah di kedai miliknya meningkat pesat. Di antaranya baik minuman rempah yang siap minum, atau racikan wedang rempah dalam kemasan. Bahkan ia mengaku menerima pesanan dari luar kota, yakni Jakarta.

“Sejak pandemi yang pesan wedang rempah di sini meningkat. Terlihat masyarakat sudah mulai menyadari akan khasiat dari wedang rempah,” kata Widayanto, saat ditemui di kedainya, Kamis (1/7/2021).

Menurutnya, khasiat wedang rempah dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan imunitas. Serta sebagai antisipasi dari penularan Covid-19.

“Rempah-rempah ini sudah dikonsumsi nenek moyang kita terdahulu, juga telah menggunakan rempah-rempah sebagai obat,” terangnya.

Hal itu yang termasuk mendasari dirinya membuka kedai wedang rempah. Widayanto berharap, berdirinya kedai wedang rempah tersebut selain dapat menjadi edukasi masyarakat, juga langkah melestarikan warisan leluhur.

“Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat bahwa ada khasiat kesehatan dari wedang rempah. Juga untuk nguri-nguri kearifan lokal tanpa bahan pengawet,” ujar bapak dua anak ini.

Sejak didirikan tahun 2016, ia belum memikirkan perihal penerusnya. Namun, kini Widayanto mulai gencar mengajarkan cara meracik resep wedang rempah pada anaknya.

“Secara pribadi saya beri kebebasan kepada anak untuk memilih masa depannya sendiri. Saya tidak memaksakan anak untuk meneruskan usaha ini. Tapi ilmu tentang wedang rempah sudah saya ajarkan pada sang anak,” paparnya.

Sebagai informasi, kedai Wedang Rempah Mbah Wied sebelumnya buka setiap hari mulai pukul 17.00 Wib hingga 01.00 WIB dini hari. Sekarang menyesuaikan waktu pembatasan yang diterapkan Pemerintah Kota Semarang.(HS)

Share This

Rektor UIN Walisongo Minta Mahasiswa Divaksin Covid-19

Dies Natalis Ke- 34, USM Dorong Mahasiswa Ikuti Perubahan