Sehari Mendapat SK, Febi langsung Sidak Ke Pasar Weleri

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando, saat menerima keluhan para pedagang pasar Weleri, Rabu (20/1/2021).

 

HALO KENDAL – Usai menerima Surat Keputusan (SK) penetapan dirinya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando langsung melaksanakan sidak di Pasar Weleri, Rabu (20/1/2021).

Selain meninjau kondisi pembangunan Pasar Weleri yang beberapa waktu lalu terbakar, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kendal yang akrab disapa Febi ini juga menemui para pedagang yang membuka lapak atau kios di jalan raya di desa Penyangkringan, Kecamatan Weleri.

Salah seorang pedagang, Johan Indarto mengaku, sudah dua bulan lebih tidak ada kepastian dari dinas terkait.

- Advertisement -

“Dua bulan lebih pascakebakaran pasar, baik dari pemerintah daerah maupun dinas terkait tidak ada yang mempedulikan kami. Bahkan sampai detik ini tidak ada bantuan baik berupa sembako apalagi uang,” ungkap pedagang perabotan rumah tangga tersebut.

Ditegaskan oleh Johan, apa yang ia lakukan bersama pedagang lain dengan nekat berjualan dan membangun lapak di jalan agar bisa bertahan hidup.

“Sebenarnya, jalan yang kami gunakan untuk jualan itu bukan jalan utama, tapi jalan sudatan. Dan masih ada beberapa akses jalan sudatan lain yang bisa dilalui, jadi tidak begitu mengganggu. Apalagi kami tidak egois, masih menyisakan 2,5 meter bahu jalan disebelah utara dan selatan untuk laju motor. Bahkan sementara ini mobil juga masih bisa melewati sisa jalan tersebut dan untuk akses bongkar muat barang dan tempat parkir juga kami sediakan,” tandas Johan.

Untuk itu, dirinya bersama 141 pedagang lain akan terus bertahan dan terus berjualan di jalan, sambil menunggu selesainya bangunan pasar.

“Bayangkan, kami punya keluarga, kami punya anak yang juga butuh biaya. Kalau tidak ada perhatian dari dinas terkait, kami harus bagaimana. Jujur, selama ini yang memperhatikan dan membantu kami baru Pak Kades Penyangkringan untuk solusi berjualan tersebut,” imbuh Johan.

Dirinya juga mengaku, sebenarnya Pemkab Kendal melaui pihak terkait sudah pernah menawarkan dua alternatif tempat. Yang pertama di dekat terminal colt Weleri dan yang kedua di pasar hewan.

“Kalau di terminal colt, itu tanah sebagian milik pemda dan sebagian milik perseorangan. Kami tidak mau, nantinya terjadi benturan dengan pedagang asli dan mengganggu aktivitas transportasi di sana, yang mempunyai hak lahan. Sedangkan di pasar hewan itu tempatnya tidak layak, apalagi di dekat penampungan sampah,” kata Johan.

Dia dan teman-teman pedagang berharap kepada Plt Kepala Disdag Kendal, untuk bisa menjembatani dan mecarikan solusi agar permasalahan ini terselesaikan dengan baik.

“Kami apresiasi kepada Bapak Febi, yang sudah mau mendengar aspirasi dari masyarakat bawah seperti kami. Semoga bisa dicarikan solusinya,” tukas Johan.

Menanggapi hal tersebut Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal, Alfebian Yulando mengungkapkan, dirinya baru saja menerima SK kemarin, yang ditandatangani Bupati Kendal pada, Senin sore (18/1/2021).

Setelah itu dirinya langsung menggelar rapat dengan jajaran Dinas Perdagangan Kendal, untuk menginventarisir permasalahan yang ada. Setelah itu langsung melakukan sidak ke Pasar Weleri.

“Saya mengetahui, adanya informasi tentang para pedagang pasar Weleri yang terbakar, membangun lapak-lapak di jalan raya Penyangkringan Weleri. Saya usai rapat langsung meluncur mengadakan sidak ke lokasi,” ungkapnya.

“Ya mereka wadul (mengadu) kepada saya, jika selama ini tidak diperhatikan oleh dinas terkait. Untuk itu saya mencoba menampung keluhan mereka dan akan berkoordinasi dengan Bupati maupun Sekda agar permasalahan ini biar ada ada solusinya,” jelas Febi.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan mengundang para pedagang dan pendamping pedagang dari Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Kabupaten Kendal, untuk duduk bersama beraudensi bersama Bupati.

“Saya akan berdiskusi dengan Bupati beserta jajaran, dalam waktu dekat, supaya bisa menerima audensi pedagang Pasar Weleri yang menjadi korban kebakaran beserta pendampingnya. Harapan kami, kepada Bupati dan jajarannya, bisa memberikan solusi,” pungkas Febi.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.