in

Sehari Bisa 500 orang Positif Covid-19, Hari Ini Karanganyar Berlakukan Jam Malam

Bupati Karanganyar, Juliyatmono. (Foto  : Karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, memaksa Kabupaten Karanganyar mengikuti ketentuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), termasuk di dalamnya jam malam.

Sesuai instruksi Mendagri dan Gubernur Jawa Tengah, pembatasan kegiatan diberlakukan oleh Pemkab Karanganyar, mulai Senin (11/1) hari ini hingga Senin (25/1).

“PPKM diberlakukan karena angka terpapar Covid-19 sudah di atas rata-rata tingkat nasional. Penyebarannya sudah melampaui persentase yang telah ditentukan,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat melantik Petugas Pemungut Zakat (PPZ) di Gedung DPRD Karanganyar, Minggu (10/01), seperti dirilis Karanganyarkab.go.id.

Untuk para pegawai, dalam masa PPKM ini yang bekerja di kantor hanya 25 persen. Adapun sisanya melaksanakan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.

WFH ini perlu dilakukan karena saat ini sudah ada klaster kantor, selain klaster-klaster lain seperti rumah tangga dan hajatan. Lonjakannya sangat signifikan, sebab satu hari bisa menembus 500 orang, meskipun yang sembuh juga 150-an orang.

“Covid-19 itu nyata dan ada. Beberapa orang yang terpapar, betul-betul merasakan penderitaan luar biasa. Diserang bernafasan, penciuman dan tubuh menggigil. Mencium bau apapun sudah tidak bisa dan tidak bisa merasakan jenis makanan. Termasuk badannya terasa menggingil kedinginan,” imbuhnya

Bupati Karanganyar mengatakan masyarakat tidak boleh menyepelekkan. Virus ini benar nyata dan tidak ada rekayasa. Pihaknya meminta masyarakat untuk menahan diri 14 hari.

Semua fasilitas umum dan sosial akan ditutup mulai pukul 19.00. Jam malam bakal diberlakukan kepada siapapun. Mulai pukul 19.00, semua toko, kafe, warung makan, atau pedagang kaki lima (PKL) sekali pun harus sudah tutup.

Untuk ibadah, hanya dibatasi 50 persen. Selama PPKM, masyarakat juga dilarang menggelar hajatan.

“Bagi yang sudah terlanjur dengan sistem banyu mili. Datang langsung pulang dengan membawa makanan. Tidak boleh ada hiburan, karena hiburan cenderng menimbulkan kerumunan. Semua disiplin, diharapkan dengan demikian ada penurunan grafik tarpapar Covid-19,” tambahnya. (HS-08)

Share This

Klaim Paling Layak Lawan Khabib

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Senin (11/1/2021)