
HALO BLORA – Pemkab Blora menyiapkan 100 ruang isolasi pasien Covid-19, di Hotel Mega Bintang di Cepu. Dari kapasitas tersebut, saat ini sudah ada 33 pasien yang menempati hotel tersebut.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati ST MM, ketika mendampingi kunjungan kerja Danrem 073/Makutarama, Kolonel Arm Putranto Gatot Sri Handoyo SSos MM, di Kabupaten Blora, Selasa (22/6).
Kunjungan kerja Danrem 073/Makutarama tersebut, dalam rangka meninjau kesiapan tempat isolasi terpusat di Hotel Mega Bintang Cepu dan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro di Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu.
Kegiatan tersebut juga diikuti Dandim 0721/ Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama, Plt Kepala Dinas kesehatan Edy Widayat, dan Forkompimcam Kecamatan Cepu.
“Mewakili Bapak Bupati, kami ucapkan selamat datang Pak Danrem, kami laporkan untuk warga yang isolasi di Hotel Mega Bintang ini, ada 31 orang. Kami siapkan ada 100 ruang isolasi, yang di pusatkan di hotel cepu ini,” jelas Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, seperti dirilis Blorakab.go.id.
Danrem 073/Makutarama Kolonel Arm. Putranto Gatot Sri Handoyo, mengatakan pihaknya ingin melihat secara dekat kesiapan Pemerintah Daerah dari penyiapan isolasi terpusatnya di daerah.
“Arahan dari Bapak Pangdam, untuk melihat dan mengecek serta mendorong dari Pemda supaya menyiapkan tempat isolasinya supaya mudah diawasi,” ungkap Danrem.
Danrem menyampaikan, isolasi mandiri di rumah bisa saja dilakukan, hanya saja dari segi pengawasan dirasa masih kurang optimal.
Dengan adanya isolasi mandiri terpusat ini tentu dari segi pengawasan dari nakes bisa dilakukan dengan baik.
“Dengan terpusat seperti ini gampang untuk mengontrol, nakes gampang mengontrol sehingga bisa cepat sembuhnya,” lanjutnya.
Berdasarkan tinjauan tersebut, Kolonel Arm. Putranto Gatot Sri Handoyo menilai Pemkab Blora sudah responsif, dengan langsung menyiapkan Hotel Mega Bintang untuk isolasi mandiri terpusat.
“Masyarakat yang masih isolasi di rumah, bisa ke sini karena semua terjamin termasuk makan, tenaga kesehatan, dan vitamin, agar bisa mempercepat penyembuhan,” kata dia.
Pihaknya juga bertekad untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 ini dengan melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat.
“Kita akan maksimalkan prokes, karena salah satu upaya ya membangun kesadaran masyarakat untuk selalu taat pada prokes salah satunya dengan selalu memakai masker ini,” tegas Danrem.
Selanjutnya usai meninjau tempat isolasi terpusat, Danrem beserta Wabup meninjau pelaksanaan PPKM Mikro.
Selain di Blora, Danrem juga berencana untuk mengunjungi Kabupaten kabuten lain yang berada di bawah Korem 073/ Makutarama. (HS-08)