in

Sebelum Dibunuh oleh Dukun di Banjarnegara, Korban Sempat Chat pada Anaknya dan Singgung Soal Umur Pendek

Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto, menanyai tersangka pelaku, terkait kasus pembunuhan berencana, Senin (3/4/2023), di Mapores Banjarnegara. (Foto : Instagram Polres Banjarnegara)

 

HALO BANJARNEGARA – Polres Banjarnegara telah mengungkap tindak pidana pembunuhan berencana, yang dilakukan oleh Tohari, alias Mbah Slamet (45), yang berkedok sebagai dukun pengganda uang.

Tohari warga Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, membunuh PO (53), warga Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, yang juga merupakan korban, dalam kasus penggandaan uang.

Namun rupanya sebelum kasus pembunuhan itu terjadi, korban sudah memperoleh firasat buruk, bahwa dirinya bakal celaka.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto, dalam keterangan pers yang disampaikan Senin (3/4/2023) mengatakan, sesampai di rumah tersangka untuk menagih janji tersangka menggandakan uang, korban berkali-kali menyampaikan chat pada anaknya.

Isinya meminta jika sampai hari Minggu tak ada kabar, maka sang anak diminta ke lokasi bersama polisi.

“Pada saat itu, korban chat kepada anaknya, yang isinya ‘ini di rumahnya Pak Slamet. Buat jaga-jaga kalo umur ayah pendek, misal tidak ada kabar sampai hari Minggu, langsung aja ke lokasi bersama aparat,” kata Kapolres, membacakan chat dari korban kepada anaknya di hadapan awak media.

Lebih lanjut dikatakan, tersangka ditangkap beberapa jam sebelum penemuan mayat, yakni Minggu (2/4/2023) sekira pukul 04.00 WIB.

Saat itu petugas Polres Banjarnegara, menangkap tersangka, terkait perkara dugaan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan, berdasarkan laporan masyarakat di Polsek Karangkobar, pada 31 Maret 2023 atau dalam perkara lain.

Ia mengungkapkan, setelah melakukan penangkapan terhadap tersangka, kemudian dilakukan pemeriksaan, hasilnya tersangka mengakui bahwa sebelumnya pernah membunuh kliennya menggunakan racun.

Mengetahui keterangan dari tersangka, tim Sat Reskrim Polres Banjarnegara berangkat menuju TKP, dan melakukan penggalian.

Setelah dilakukan penggalian, ternyata benar ditemukan sesosok mayat laki-laki, yang kemudian dievakuasi ke RSUD Banjarnegara.

“Selanjutnya tim Sat Reskrim Polres Banjarnegara melakukan evakuasi terhadap jenazah korban ke RSUD Banjarnegara untuk dilakukan autopsi,” bebernya. (HS-08)

Polda Jateng Ungkap Kasus Perampokan Bersenjata Api di Cilacap

Pemicu Perampokan Bersenjata Api di Cilacap, Korban Merupakan Tetangga Saudara Pelaku