in

Sawah dan Hutan Tak Masuk Kategori RTH Lagi, Disperkim: Pemenuhan RTH Baru 15 Persen

Foto ilustrasi: Anak-anak bermain di air mancur yang ada di Taman Indonesia Kaya.

 

HALO SEMARANG – Luasan ruang terbuka hijau di Kota Semarang kini berkurang drastis. Hal itu karena adanya beberapa area yang sebelumnya termasuk kategori sebagai ruang terbuka hijau (RTH), saat ini diubah misalnya berupa sawah dan hutan.

Padahal, sesuai Pasal 29 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mewajibkan penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah perkotaan sebesar 30 persen dari total luas lahan kota.

Kepala Bidang Pertamanan dan Pemakaman Disperkim Kota Semarang, Murni Ediati mengatakan, sesuai Undang-Undang luasan RTH di sebuah daerah harus 30 persen dari total luas lahan kota/daerah. Saat ini penyediaan RTH di Kota Semarang baru mencapai sekitar 15 persen.

“Sebelum ada aturan dari undang-undang agraria yang baru, yang mana memasukkan lahan pertanian dan kawasan hutan kota, dan pemenuhan kita sudah mencapai 44 persen RTH,” katanya,”Minggu (29/8/2021).

Luasan 30 persen RTH, kata Pipie, sapaan akrabnya, yaitu dengan rincian sebesar 20 RTH pemenuhan dilakukan oleh Pemerintah Kota, dan sisanya 10 persen diberikan untuk warga masyarakat.

“Karena klasifikasi RTH di undang-undang agraria yang baru tersebut berubah, maka kategori lahan yang sebelumnya termasuk RTH sekarang tidak dihitung lagi sebagai RTH,” terangnya.

Menurut Pipie, Ruang Terbuka Hijau (RTH) menurut Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang adalah area memanjang/jalur dan atau mengelompok, yang penggunaannya lebih bersifat terbuka, tempat tumbuh tanaman, baik yang tumbuh tanaman secara alamiah maupun yang sengaja ditanam.

Untuk pemenuhan luasan RTH saat ini, pihaknya berencana akan membangun beberapa taman kota, yaitu Taman Museum Kota Lama/Taman Bubakan dan Taman MT Haryono.

“Kami akan berusaha untuk mengejar kekurangan kesediaan RTH kota. Salah satunya dengan penataan beberapa taman tidak aktif,” katanya.(HS)

Share This

Lama Tak Jumpa, Begini Doa Habib Syech untuk Ganjar Pranowo

Ganjar Bubarkan Konvoi Sepeda Di Demak Yang Tidak Patuh Prokes