Satu Mahasiswa Papua Meninggal Akibat Kecelakaan, Kapolda Jateng Melayat ke Rumah Duka

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs Ahmad Luthfi SH SSt MK melayat ke Rumah Duka Tiong Ting RST dr Asmir Kota Salatiga, atas meninggalnya seorang mahasiswa asal Timika Papua, bernama Yanus Mirib, akibat kecelakaan lalu lintas, Sabtu (1/5). (Foto : Tribratanews.jateng.polri.go.id)

 

HALO SEMARANG – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs Ahmad Luthfi SH SSt MK  melayat ke Rumah Duka Tiong Ting RST dr Asmir Kota Salatiga, atas meninggalnya seorang mahasiswa asal Timika Papua, bernama Yanus Mirib, akibat kecelakaan lalu lintas, Sabtu (1/5).

Dalam kunjungannya ke rumah duka, Kapolda Jateng didampingi Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Rudy Syafirudin, Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat SS, Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo SH SIK MH dan Kapolsek Tingkir, serta mahasiswa asal Papua yang belajar di Kota Salatiga.

Kapolda Jateng menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya mahasiswa asal Papua tersebut, dan menyampaikan motivasi agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

- Advertisement -

“Saya mengucapkan belasungkawa yang mendalam, atas meninggalnya adik mahasiswa kita tercinta ini, akibat kecelakaan lalulintas di Salatiga, semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan,” kata Kapolda Jateng, seperti dirilis Tribratanews.jateng.polri.go.id.

Kapolda juga memberikan tali asih dan santunan kepada perwakilan mahasiswa asal papua sebagai bentuk rasa empati dan kepedulian atas meninggalnya Yanus Mirib.

Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat SS, mengatakan kejadian kecelakaan lalu lintas yang menimpa mahasiswa asal papua tersebut, berawal saat korban yang mengendarai SPM Honda Beat nomor H-3834 KK, melaju dari arah Semarang menuju Salatiga.

“Saat di depan Banaran Cafe Bawen, diduga korban hilang konsentrasi sehingga menabrak pembatasan marka jalan di tengah. Hal itu mengakibatkan pengendara terjatuh dan mengalami luka di kepala dan meninggal,” jelas Kapolres.

Kapolres menduga lampu jalan kurang terang dan jalan menikung, sehingga korban kehilangan konsentrasi lalu menabrak marka jalan tersebut.

“Kemudian korban dilarikan ke RSUD Ambarawa, namun nyawanya tidak dapat tertolong,” imbuhnya.

Kapolres juga mengungkapkan, dia akan terus membina hubungan dengan mahasiswa Papua di Kota Salatiga, sehingga dapat memupuk kedekatan antara Polri dan mahasiswa Papua yang telah terbina saat ini.

“Kita akan terus membina dan menjalin hubungan baik denga rekan-rekan mahasiswa yang ada di Kota Salatiga ini,” ucap kapolres Salatiga.

Kapolres juga mengucapkan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya mahasiswa dari Timika Paupa ini, yang diakibatkan kecelakaan lalu lintas. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.