Satu Lagi Pasien Covid-19 di Kota Semarang Sembuh, Total Menjadi Tujuh Orang

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman ditemui Susi Herawati selaku Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro saat meninjau RSUD KRMT Wongsonegoro, baru-baru ini.

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang melalui RSUD KRMT Wongsonegoro kembali mengumumkan sembuhnya satu pasien positif Covid-19 di Ibu Kota Jawa Tengah. Kabar satu pasien yang sembuh itu didapatkan langsung dari Dr Susi Herawati selaku Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro.

Jadi total di Kota Semarang ada tujuh pasien corona yang telah dinyatakan sembuh. Dua di RS Kariadi dan lima di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang.

Susi Herawati selaku Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro mengatakan, kepastian sembuhnya pasien diperoleh setelah hasil swab test ke-5 dan ke-6 menunjukkan negatif.

“Dengan begitu berarti telah ada lima pasien RSUD KRMT Wongsonegoro yang dinyatakan sembuh, setelah sebelumnya ada empat pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh,” katanya, Selasa (7/4/2020).

Susi mengungkapkan, jika pasien yang telah dinyatakan sembuh tersebut dirawat di RSUD KRMT Wongsonegoro sejak 14 Maret 2020.

“Kami konfirmasi kesembuhan pasien tersebut setelah dilakukan swab test, dan swab test yang kelima dan keenam hasilnya negatif. Jadi total ada lima pasien RSWN yang sudah sembuh, atau di Kota Semarang ada tujuh pasien Covid-19 sembuh. Dua orang lainnya ada di Rumah Sakit Dokter Kariadi,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam menyatakan, dirinya optimistis jika pasien positif Covid-19 yang terkonfirmasi sembuh di Kota Semarang akan terus bertambah.

“Mungkin selama sepekan ke depan akan banyak pasien positif Covid-19 di Kota Semarang yang dinyatakan sembuh. Karena saat ini sedang berjalan proses swab test pada pasien positif yang dalam perbaikan klinis. Ada 28 pasien yang ada dalam kategori perbaikan klinis, dan kami sedang menunggu hasilnya,” terangnya.

Di sisi lain, Hakam juga menyebutkan jika grafik jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) di Kota Semarang cenderung menurun beberapa hari kebelakang ini.

“Grafik ODP-nya ada penurunan, tapi kalau PDP masih meningkat. Sehingga harapannya tentu masyarakat bisa tertib dalam melakukan physical distancing sesuai anjuran pemerintah. Tujuannya agar mata rantai Covid-19 ini semakin cepat bisa diputus,” imbaunya.

“Saya rasa menjadi harapan kita semua agar situasi seperti ini tidak berlarut-larut, di mana dukungan masyarakat menjadi sangat penting,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang itu.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.