Satu Bulan Masa Kampanye Pilkada, Metode Kampanye Virtual Masih Minim Digunakan

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Anik Sholihatun.

 

HALO SEMARANG – Bawaslu Jawa Tengah mencatat dalam sebulan masa kampanye Pilkada 2020 di 21 kabupaten/kota, masih didominasi kampanye dengan metode pertemuan langsung.

Jumlahnya pun cukup besar, mencapai 2.655 kegiatan (88,7 persen). Sedangkan kampanye via media sosial/daring hanya 341 kegiatan (11,3 persen).

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar-Lembaga Bawaslu Jawa Tengah, Anik Solihatun menyatakan, selama tahapan kampanye Pilkada 2020, jajarannya sudah melakukan kegiatan pengawasan sebanyak 3.966 kali.

Menurutnya, kampanye Pilkada 2020 yang dilakukan di 21 kabupaten/kota masih didominasi kampanye secara langsung, yakni melalui kampanye metode tatap muka, pertemuan terbatas, dan dialog.

“Tercatat ada 2.655 kampanye metode tatap muka masih dilaksanakan. Angka ini sangat tinggi, mencapai 88,7 persen,” ujarnya, Rabu (28/10/2020).

Anik menambahkan, kampanye tatap muka itu tersebar di 21 kabupaten/kota. Di antaranya Kabupaten Sukoharjo 749, Kabupaten Kendal 551, Kabupaten Pemalang 282, Kabupaten Purbalingga 260, Kabupaten Klaten 120 dan lain-lain.

Adapun kampanye melalui media sosial dan atau media daring, menurutnya, terbilang masih sedikit dibanding dengan kampanye tatap muka.

Jumlah ini tersebar di beberapa kabupaten/kota, di antaranya Kabupaten Pemalang 238, Purworejo, 28, Kota Pekalongan 20, Kabupaten Wonogiri 15, dan lain-lain.

Padahal, lanjut Anik, Peraturan KPU Nomor 13 tahun 2020 mengamanatkan bahwa metode kampanye pertemuan diutamakan menggunakan media daring/media sosial.

Hal ini disebabkan karena Pilkada 2020 digelar dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Kampanye pertemuan tatap muka/pertemuan terbatas/dialog masih tetap diperbolehkan dengan syarat mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Misalnya, pertemuan hanya dihadiri maksimal 50 orang, mengenakan APD, ada handsaintizer, menjaga jarak satu meter dan lain-lain,” paparnya.

Jajaran Bawaslu Jawa Tengah akan terus bekerja melakukan pengawasan seluruh tahapan Pilkada 2020, termasuk selama masa kampanye yang baru berakhir pada 5 Desember 2020.

Bawaslu Jawa Tengah mengimbau kepada pasangan calon, tim kampanye, partai politik hingga para pendukung untuk terus menerus mentaati aturan pelaksanaan kampanye.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.