in

Satpol PP Kota Semarang Gencarkan Operasi PGOT

Petugas Satpol PP Kota Semarang memberi arahan kepada PGOT yang diamankan dalam operasi Sabtu malam (9/10/2021).

 

HALO SEMARANG – Satpol PP Kota Semarang dan Dinas Sosial Kota Semarang menggencarkan operasi pengemis, gelandangan, dan orang terlantar (PGOT). Hal itu karena akhir-akhir ini banyak laporan soal keberadaan PGOT di jalan-jalan Kota Semarang.

Dalam operasi yang dilaksanakan Sabtu malam (9/10/2021), setidaknya ada 29 PGOT yang berhasil diamankan petugas dari berbagai titik di Kota Semarang. Mereka terdiri dari 14 pengemis dengan modus manusia silver, 6 pengamen badut, dan 9 gelandangan.

Dalam operasi itu, beberapa PGOT yang akan diamankan berusaha menolak saat hendak dibawa ke Markas Satpol PP.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, beberapa PGOT yang diamankan ada yang berasal dari luar Kota Semarang.

“Operasi ini kami laksanakan karena ada aduan dari warga dan upaya penegakan peraturan daerah,” kata Fajar.

Dia pun mengingatkan para PGOT agar tidak mengulangi perbuatannya setelah didata dan mendapat pembinaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Muthohar mengapresiasi tindakan Satpol PP yang cepat merespon maraknya PGOT di jalan-jalan Kota Semarang.

Dari hasil pendataan, kata dia, ada beberapa manusia silver yang sudah beberapa kali tertangkap karena beraksi di jalanan.

“Mereka yang sudah beberapa kali kami amankan, akan dimasukkan ke panti rehabilitasi sosial,” bebernya.

Sedangkan bagi gelandangan yang diketahui berlatar belakang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) akan dimasukkan ke rumah sakit jiwa.(HS)

 

Share This

Demi Newcastle yang Lebih Baik

Kesiapan PON XX Papua Terapkan Protokol Kesehatan