in

Satgas Nemangkawi Evakuasi Warga dari Distrik Kiwirok.

Satgas Nemangkawi menjemput para pengungsi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, Sabtu (25/9) untuk dievakusasi ke Polres Pegunungan Bintang. (Foto : Tribratanews.polri.go.id).

 

HALO SEMARANG – Satgas Nemangkawi menjemput para pengungsi di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, Sabtu (25/9) untuk dievakusasi ke Polres Pegunungan Bintang / Oksibil, agar mendapat bantuan kesehatan, bahan makanan, dan trauma healing.

Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Cahyo Kurnito SIK MKP, seperti dirilis Tribratanews.polri.go.id, mengatakan upaya evakuasi tersebut merupakan buntut dari serangan teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua, pada tenaga kesehatan dan sejumlah fasilitas pendidikan, kesehatan, serta pemerintahan di Distrik Kiwirok.

Kegiatan evakuasi tersebut dipimpin oleh Kapolres Pegunungan Bintang AKBP. Cahyo Kurnito SIK MKP, beserta tim Satgas Nemangkawi dan sejumlah wartawan, untuk melihat kondisi di lapangan.

Personel Nemangkawi, berangkat pukul 06.00 WIT tiba di bandara Oxibil pukul 06.45WIT. Pada pukul 08.15 WIT, dilaksanakan briefing untuk kemudian terbang pukul 08.30WIT  menggunakan Pesawat Smart Aviation ke Distrik Kiwirok dan tiba pukul 08.45 WIT.

Evakuasi warga dibagi dalam dua kelompok terbang. Kelompok pertama terdiri atas 11 warga, 3 anak-anak (2 di antaranya balita), dan 8 warga dewasa. Adapun kloter kedua, terdiri atas 6 warga laki-laki.

Setibanya warga di bandara Oksibil, warga di antar langsung ke Polres Pegunungan Bintang, untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan.

Tujuan evakuasi ke Polres Pegunungan Bintang/Oksibil, agar pengungsi mendapat bantuan kesehatan, bahan makanan dan juga trauma healing.

Selanjutnya untuk menjaga kondusifitas di distrik Kiwirok, Satgas Operasi Nemangkawi tetap berada di Distrik Kiwirok, sampai situasi betul-betul kondusif dan pengunsi dapat kembali ke rumah masing-masing.

“Setelah situasi kondusif, warga yang dievakuasi dapat menentukan apakah kembali ke Kiwirok atau akan bersama kerabat/keluarga yang ada di Oksibil atau Jayapura. Kami hadir untuk menegakkan hukum, sekaligus menjaga hak warga Kiwirok, untuk mendapat rasa aman. Tidak ada ruang bagi kekerasan bersenjata di wilayah Papua,” kata Kasubsatgas Multimedia Satgas Humas Operasi Nemangkawi, Kompol Rudi Hartono. (HS-08)

Share This

KBRI Lima Promosikan Pariwisata dan Kerja Sama Pendidikan di Bolivia

Satlantas Polres Kendal Sosialisasikan Keselamatan Berlalu lintas Lewat Bagi Brosur