Sang Pemangsa Terkenang Uppercut dari Neraka

Francis Ngannou/dok.

 

HALO SPORT Petarung kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC) berjuluk The Predator (Sang Pemangsa), Francis Ngannou, masih terkenang dengan pukulan uppercut-nya yang membuat Alistair Overeem terpental.

Lewat pukulan yang kemudian dikenal sebagai uppercut dari neraka itu, Francis berhasil menang knock out (KO). Overeem pun mengakui kedahsyatan pukulan Ngannou.

Meski sampai terpental, Overeem tidak mengalami cedera serius. Hingga kini Francis sulit melupakan kemenangan fenomenalnya pada 2017 itu.

‘’Salut untuk Ngannou. Dia sangat berbahaya dengan uppercut-nya itu,’’ ungkap Overeem yang berjuluk Sang Penghancur.

Pukulan Ngannou terkenal mematikan. Bahkan, Presiden UFC Dana White menilai pukulan Sang Pemangsa setara dengan 96 tenaga kuda (horsepower).

Tak heran jalan Francis menuju perebutan juara dunia selalu terbuka. Sebagai penantang peringkat pertama, pria asal Kamerun ini siap kembali bertemu juara bertahan Stipe Miocic.

Miocic pernah mengatasi The Predator pada 2018. Namun, sekarang Ngannou lebih tangguh. Kekuatan dagunya semakin oke.

‘’Francis kian mengerikan. Dia akan menjadi lawan tangguh bagi siapa pun,’’ tutur Daniel Cormier, mantan juara kelas berat ringan UFC kepada ESPN.

Ngannou (34) telah belajar dari kekalahannya dari Miocic. Rekornya di mixed martial arts (MMA) adalah 15 kali menang dan tiga kali kalah.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.