Sampaikan LKPJ 2020, Bupati Cilacap : Pertumbuhan Ekonomi Cilacap Masih di Bawah Target

Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian LKPJ Bupati, tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2020. (Foto : Cilacapkab.go.id)

 

HALO CILACAP – Kabupaten Cilacap masih belum dapat memenuhi target pertumbuhan ekonomi. Hal itu terpengaruh pertumbuhan ekonomi nasional yang fluktuatif, karena terdampak pandemi Covid-19.

Hal disampaikan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, dalam Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian LKPJ Bupati, tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2020, kepada DPRD, Kamis (25/3).

“Pertumbuhan ekonomi memang belum sesuai harapan. Hal ini merupakan dampak pandemi Covid-19, yang mengakibatkan skenario pertumbuhan ekonomi secara nasional mengalami perubahan yang fluktuatif,” kata Bupati, seperti dirilis Cilacapkab.go.id.

Adapun capaian indikator tersebut, yakni Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Cilacap Atas Dasar Harga Konstan tanpa migas sebesar – 1,35% dan Atas Dasar Harga Konstan Dengan Migas sebesar -10,36%.  Inflasi tahun 2020 sebesar 1,71 % masih di bawah target yang ditetapkan yaitu sebesar 3,50 – 5,50 %.

Indeks Pembangunan Manusia tecapai sebesar 69,95 atau 101,23 % dari target 69,10. Kemudian tingkat pengangguran terbuka 9,1 % di atas target yang ditetapkan sebesar 5,5 – 5,9%.

Untuk pengentasan angka kemiskinan sebesar 11,46%, juga sudah di atas target yang ditetapkan sebesar 13,34%

Selanjutnya Indeks Pembangunan Gender (IPG) tercapai sebesar 86,67 atau 99,62 % dari target yang ditetapkan sebesar 87,00. Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) tercapai sebesar 69,13 atau 108,59% melampaui target yang ditetapkan sebesar 63,66.

Berdasarkan RPJMD Kabupaten Cilacap dan RKPD Kabupaten Cilacap Tahun 2020, pembangunan berfokus pada ekonomi dan infrastruktur wilayah dalam rangka memperkuat pengembangan wilayah pinggiran dan perbatasan.

Masing masing dijabarkan dalam beberapa prioritas pembangunan, meliputi prioritas pembangunan ekonomi kerakyatan, pengembangan infrastruktur dalam rangka memperkuat pengembangan wilayah pinggiran dan perbatasan, peningkatan kualitas SDM menuju SDM berdaya saing, dan pemantapan ketahanan pangan dengan fokus peningkatan ketersediaan pangan.

Selanjutnya Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup, peningkatan keamanan dan perlindungan masyarakat baik dari gangguan sosial maupun kebencanaan, dan pemantapan tata kelola pemerintahan.

“Keberhasilan yang dicapai selama tahun 2020 merupakan keberhasilan kita bersama, yang didukung peran masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cilacap”, kata Bupati.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Cilacap Taufik Nurhidayat, di Ruang Rapat lantai II Kantor DPRD, didampingi Wakil Ketua DPRD Cilacap Sindi Syakir dan Purwati.

Rapat diikuti sejumlah perwakilan fraksi, sedangkan Kepala OPD dan pejabat struktural lainnya mengikuti Rapat secara virtual di kantor masing-masing.

Dalam Rapat Paripurna ini, Bupati juga menyampaikan APBD Tahun 2020 sesuai data Laporan Keuangan Daerah un audited. Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp 3,183 trilyun terealisasi Rp 3,171 trilyun atau 99,62 %. Adapun Pendapatan Asli Daerah ditargetkan sebesar Rp 561,113 milyar teralisasi Rp 591,343 milyar atau 105,39 %.

Adapun Anggaran Belanja Daerah ditetapkan sebesar Rp 2,955 trilyun terealisasi sebesar Rp 2,627 trilyun atau 88,91 %. Selanjutnya pada Tahun Anggaran 2020 telah dialokasikan penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp 280,865 milyar dan terealisasi 100 %. Sedangkan pengeluaran pembiayaan telah dianggarkan sebesar Rp. 25,7 milyar dan terealisasi sebesar Rp. 19,8 milyar.(HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.