in

Sampai Akhir Tahun 2022, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang Salurkan Dana Program TJSL Capai Rp 1,65 M

Suasana penyerahan bantuan program pinjaman kemitraan kepada pelaku UKM dari PT Angkasa Pura I Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Memasuki penghujung tahun 2022, PT Angkasa Pura I Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang kembali mewujudkan komitmennya untuk terus turut serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan kondisi sosial masyarakat dengan merealisasikan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungannya (TJSL) kepada para pelaku usaha UKM dan bantuan kepada masyarakat.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Jenderal Ahmad Yani Hardi Ariyanto secara simbolis menyerahkan Program TJSL tersebut kepada 5 pelaku UKM dan 3 perwakilan penerima bantuan.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Jenderal Ahmad Yani menyampaikan, kegiatan penyerahan pinjaman kemitraan kepada 5 Mitra Binaan yang telah dilaksanakan seleksi kelayakan usaha dan memenuhi persyaratan, dengan total pinjaman modal usaha sebesar Rp 495.000.000. dan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan diserahkan kepada 3 penerima bantuan untuk peningkatan sektor pendidikan dan bantuan komunitas difabel dalam pengembangan usahanya dengan total nilai bantuan sebesar Rp 75.000.000.

“Sehingga pada tahun 2022 ini total dana program pinjaman kemitraan yang diserahkan mencapai Rp 1,3 milyar dan Bantuan Tanggung Sosial dan Lingkungan sebesar Rp 350 Juta,”terangnya, Rabu (21/12/2022).

Usai penyerahan, Hardi juga berpesan agar pelaku UKM bisa mempergunakan pinjaman yang telah diberikan hanya untuk keperluan pengembangan usaha jangan dialihkan untuk kebutuhan konsumtif. Sehingga nantinya usahanya akan lebih maju dan sukses. “Dan kepada penerima bantuan kami berpesan agar dipergunakan sesuai dengan proposal yang diajukan sehingga akan memberikan manfaat kepada masyarakat luas, dan segera sampaikan laporan pertanggungjawaban setelah selesai melaksanakannya, kami pasti akan melaksanakan monitoring untuk memastikan kedua program tersebut telah dijalankan dengan benar,” ujar Hardi.

Aziz Abdullah, selaku salah -satu Founder Komunitas Difable Mandiri menyampaikan, bersyukur pihaknya menjadi salah satu binaan PT Angkasa Pura I. “Sehingga usaha kelompok kami semakin berkembang dan terbukti kami masih mendapat perhatian dari PT Angkasa Pura I dan mendapatkan bantuan sebesar Rp 15.000.000,- untuk meningkatkan produktifitas. Yang nantinya dipergunakan untuk membeli mesin CNC Router. Dan saya sangat bangga menjadi salah satu bagian keluarga besar PT Angkasa Pura I,” ujarnya.

Penerima bantuan lainnya, Pemilik Toko Sembako Hadi Jaya, Hadi Utomo mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan PT Angkasa Pura I. Dan diharapkan dengan penambahan modal ini tokonya bisa berkembang dan bisa dipertanggung jawabkan untuk mengembalikan kepada PT Angkasa Pura I lagi. (HS-06)

Pembangunan Tower BTS di Tambak Lorok Semarang Bermasalah Sejak Awal

Bappeda Temanggung Dorong Pengembangan Inovasi Daerah