in

Sambut Ramadhan, 30 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh Dilatih Jadi Imam Salat

Para mahasiswa UIN Ar-Raniry, berfoto bersama menjelang pelatihan mereka menjadi imam salat. (Foto : kemenag.go.id)

 

HALO SEMARANG – Sebanyak 30 mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, mengikuti pelatihan imam muda bertajuk “Ar-Raniry Season 1 Chapter Ramadhan”.

Keikutsertaan mereka merupakan hasil dari seleksi ketat, yang diikuti oleh 70 peserta.

Pelatihan berlangsung dari 5 Maret 2024 sampai 8 Maret 2024, di Ruang Rapat Rektorat kampus tersebut.

Kegiatan yang diinisiasi Pusat Studi Al-Qur’an, “Markazul Qur’an” dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Ar-Raniry, Mujiburrahman, diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Muhammad Yasir Yusuf.

Prof Yasir, dalam sambutannya, mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini yang bertujuan untuk mengasah karakter qur’ani dan dinamisme mahasiswa UIN Ar-Raniry, serta mendorong partisipasi aktif mereka dalam pembinaan umat.

“Kami berharap Pusat Studi Al-Qur’an dapat terus meningkatkan kualitas huffazh (penghafal Al-Qur’an) UIN Ar-Raniry dan menghasilkan generasi penghafal Al-Qur’an baru di kampus ini,” kata Yasir, seperti dirilis kemenag.go.id, Rabu (6/3/2024).

Mauliza Akbar selaku panitia pelaksana, menyatakan bahwa pelatihan ini dirancang untuk menciptakan generasi yang kompeten dalam bidang keagamaan, khususnya dalam peran sebagai imam salat.

“Penginisiasian kegiatan ini didasari dari tujuan kampus untuk mencetak generasi qur’ani yang mampu menjadi rujukan dalam urusan keagamaan, khususnya menjadi imam salat,” ujar Mauliza.

Selama pelatihan, peserta akan menerima pembinaan intensif yang mencakup berbagai aspek, antara lain kualitas tilawah Al-Qur’an, pemberian ijazah sanad Al-Fatihah, pendalaman fiqh ibadah, serta penanaman nilai moderasi dalam beragama dan penguatan mental serta kemampuan berkomunikasi.

Materi pelatihan mencakup Tahsinul Qiraat, Fiqh Imam dan Salat Berjamaah, Kepemimpinan Islam, dan Muhadharah (Keterampilan Berbicara di Publik), dengan tujuan mempersiapkan peserta untuk melayani masyarakat secara lebih luas pasca-pelatihan.

Pelatihan ini dipandu langsung oleh narasumber dan instruktur yang kompeten, antara lain Prof Dr Fauzi Saleh, MA, Prof Dr M Yasir Yusuf, MA, Kautsar Afdhal, MA MEd, dan Muhajirul Fadhli, Lc MA.

H Saifuddin A Rasyid, Kepala Pusat Kerohanian dan Moderasi Beragama UIN Ar-Raniry dan Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Fathun Qarib UIN Ar-Raniry, menyampaikan rasa syukurnya dan optimisme atas kontribusi pelatihan ini dalam meningkatkan kualitas pengabdian UIN Ar-Raniry kepada umat.

“Imam yang terlatih dari program ini akan dilibatkan dalam berbagai kegiatan dan aktivitas masjid UIN Ar-Raniry dan masjid di sekitar kampus,” ujarnya. (HS-08)

Fakultas Syariah UIN Raden Mas Surakarta Buka Kelas Internasional

Pisah Kenang Ketua DWP Kemenag, Eny : Banyak Program Legacy yang Bisa Diteruskan