Sambut Kawasan Industri Terpadu, Kades di Batang Diminta Mendata Calon Tenaga Kerja

Presiden Jokowi didampingi Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat meninjau Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Juni 2020 lalu.

 

HALO BATANG – Masyarakat Batang diminta bersiap menyongsong keberadaan Kawasan Industri Terpadu (KIT). Kemampuan sumber daya manusia (SDM) mesti terus ditingkatkan, agar bisa terserap di industri yang membutuhkan ribuan tenaga kerja tersebut.

Seperti dirilis web resmi Pemprov Jateng, Bupati Batang, Wihaji mengungkapkan, KIT Batang disiapkan Presiden Joko Widodo sebagai tempat relokasi industri negara asing, yang akan menyerap ribuan tenaga kerja.

Di KIT Batang akan berdiri Politeknik Megatronik sebagai distributor tenaga kerja, yang mempunyai skil 4.0 di bawah Kementerian Perindustrian.

“Oleh karena itu, kita harus menyiapkan calon tenaga kerja, agar ada perimbangan untuk memenuhi kebutuhan industri,” katanya di Aula Kabupaten Batang, Selasa (4/8/2020).

Ia pun sudah menyampaikan poin terpenting kepada pemerintah pusat yang harus melibatkan tenaga kerja warga Batang.

Dia mengungkapkan, tidak egosentris, tetapi lebih berpihak kepada warga Batang yang memang membutuhkan pekerjaan.

“Saya minta kepada semua kepala desa untuk mendata calon tenaga kerja yang terlatih maupun tidak terlatih,” pintanya.

Tidak hanya itu, bupati juga meminta Dinas Pendidikan dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Batang untuk membuka kejar paket C atau pelatihan kerja, yang mendukung prasayarat tenaga kerja yang dibutuhkan.

“Prasyarat tenaga kerja, minimal setara SMA atau memiliki keterampilan mesin, elektronik, dan lainya. Oleh karena itu, kita siapkan dengan membuka sekolah kejar paket atau pelatihan kerja,” jelasnya.

Wihaji menjelaskan, industri berskala internasional dari penanam modal asing maupun dalam negeri akan berdiri di KIT Batang.

Kawasan yang disiapkan sekitar 4.300 hektare. Untuk percepatan tahap pertama, mulai dibangun 450 hektare dalam waktu dua tahun.

“Dalam kurun waktu dua tahun ke depan, industri sudah mulai dibangun. Maka persiapkan sedini mungkin tenaga kerja kita agar dapat berkompetisi sebagai tenaga ahli maupun tenaga kerja lainnya,” pungkasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.