in

Sambut HUT Bhayangkara, Polres Boyolali Bakti Sosial dan Gelar Vaksinasi Serentak

Anggota Polres Boyolali memberikan bingkisan sembako, pada pengemudi ojek online di kawasan Simpang Siaga Boyolali. (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Polres Boyolali menggelar bakti sosial dengan membagikan sembako kepada sopir angkot, pengemudi ojek online, tunawisma, pedagang kaki lima, kusir andong dan kaum difabel. Pembagian sembako dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-75 itu, dilakukan jajaran Polres Boyolali di kawasan Simpang Siaga Boyolali, Selasa (29/6).

Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond, mengatakan ada 2.000 paket sembako yang diberikan kepada masyarakat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Kabupaten Boyolali, yang terdampak pandemi Covid-19.

“Kami membagikan bantuan kepada masyarakat Boyolali, yang sedang terdampak pandemi Covid-19. Kami dari Polres Boyolali, berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Boyolali, terutama di tengah situasi sulit,” kata Kapolres, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Penyandang disabilitas, Marsidi menyampaikan terima kasih atas perhatian jajaran Polres Boyolali terhadap kaum disabilitas.

“Dan apa yang kami terima bisa bermanfaat membantu kami. Terima kasih. Alhamdulillah dapat sembako mudah-mudahan bermanfaat,” kata dia, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Selain memberikan bantuan berupa sembako, jajaran Polres Boyolali bersama TNI juga menggelar program Serbuan Vaksinasi Nasional, secara serentak di 22 kecamatan, Sabtu (26/6) lalu. Vaksinasi massal ini merupakan salah satu strategi, dalam menekan penyebaran Covid-19.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi yang cukup baik dari masyarakat Kota Susu. Mereka berdatangan ke tempat vaksinasi, hingga jumlahnya melebihi target. Penyelengara menargetkan kegiatan ini diikuti 4.000 peserta. Adapun yang datang dan mendapatkan vaksin mencapai 4.196 orang.

Lebih lanjut Kapolres mengingatkan bahwa saat ini diduga virus Covid-19 varian baru sudah masuk ke Kabupaten Boyolali. Karena itu Polres Boyolali bersama para pemangku kepentingan, berupaya mencegah penyebarannya, antara lain dengan melakukan edukasi protokol kesehatan secara masif, terstruktur, dan sistematis, serta melakukan pembatasan aktivitas masyarakat pada malam hari.

Lebih lanjut dia mengatakan, gerakan Boyolali di Rumah Saja juga cukup efektif untuk meminimalkan penyebaran Covid-19. Implementasi dari gerakan ini, yakni penutupan tempat-tempat aktivitas masyarakat, sudah dilakukan 27 Juni 2021 dan akan dilaksanakan lagi 4 Juli 2021.

“Momentum ini sebagai evaluasi kami untuk akan bertahap, berlanjut, dan berkesinambungan, terkait dengan kita akan masifkan kegiatan pengetatan protokol kesehatan dari 5M tadi. Mudah-mudahan dua strategi ini bisa berjalan dengan maksimal,” kata Kapolres. (HS-08)

Share This

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Baznas Boyolali Salurkan Bantuan Rp 1,2 Miliar

Dinsos Serahkan Bantuan Kambing Untuk Anak Telantar