Samakan Persepsi, Tim Hukum Hendi-Ita Datangi Bawaslu

Tim hukum Hendi-Ita melakukan dialog untuk menyamakan persepsi, tentang aturan KPU mengenai kampanye. (Foto:Istimewa)

 

HALO SEMARANG – Tim Hukum pasangan calon petahana dalam Pilwalkot Semarang 2020, Hendrar Prihadi (Hendi) dan Hevearita (Ita), mendatangi Bawaslu Kota Semarang. Kedatangan mereka untuk menyamakan persepsi, karena ada potensi benturan di lapangan.

Ketua Tim Hukum Hendi-Ita, Kairul Anwar mengatakan pihaknya memiliki beberapa catatan, terkait potensi-potensi benturan di lapangan. Permasalahan ini tentu perlu disikapi bersama, termasuk oleh Bawaslu Kota Semarang.

“Sempat terjadi, ketika Mas Hendi melakukan edukasi tentang Covid-19 dengan warga melalui virtual box, lalu ada panwascam melarang. Tetapi salah satu rekan  panwascam lain, saat itu mengatakan tidak apa-apa, hanya meminta agar kaos bergambar Mas Hendi dilepas,” cerita Khairul dalam rilis yang disampaikan ke media, Jumat (16/10).

Seperti yang dituturkannya, permintaan itu langsung dijawab oleh warga dengan melepas semua bajunya dan  diputar-putar. Saat itu benar-benar riuh, namun akhirnya tetap bisa dikendalikan.

“Karena itu harapan kami, ke depan bisa ada cara yang lebih edukatif, persuasif, dan adem,” tuturnya.

Ungkapan senada disampaikan anggota Tim Hukum, John Richard Latuihamallo. John mengatakan ada ketidaksamaan persepsi di tingkat kota dan kecamatan. “Hari ini kita diskusi, nggak usah kaku-kaku. Saya mendapat informasi, ada ketidakseragaman antara di tingkat kota dan kecamatan. Ini yang bisa menjadi acuan yang mana ?” kata John.

Menurutnya, tidak perlu ada sikap saling menyalahkan. Pihaknya hanya meminta penegasan, agar dalam pelaksanaannya semua jelas. “Sehingga besok jangan seperti itu lagi, sebab kalau terjadi lagi, kami tim hukum yang disalahkan,” tandasnya. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.