in

Samai UIN Aceh, Dua Jurnal UIN Salatiga Terindeks Scopus

Tampilan Jurnal Ijtihad UIN Salatiga. (Sumber : tangkapan layar Ijtihad)

 

HALO SALATIGA – Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan yang diterbitkan UIN Salatiga, Ijtihad, terindeks di Scopus per 13 September 2022.

Dengan demikian, UIN Salatiga kini memiliki 2 jurnal yang bertengger di Sinta-1, yakni jurnal Ijtihad dan Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS).

Nama terakhir bahkan kini telah dinobatkan sebagai 15 jurnal terbaik tingkat dunia oleh Scopus.

UIN Salatiga ini, kini sama dengan UIN Ar-Raniry Aceh, yang juga mengelola dua jurnal dan sudah terindeks Scopus. Keduanya adalah Jurnal Samarah dan Jurnal Ilmiah Futura.

Selain empat jurnal tersebut, ada 12 jurnal lainnya yang diterbitkan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), serta telah menyabet status jurnal internasional bereputasi dan terakreditasi pada Sinta-1.

Ke-12 jurnal tersebut adalah Journal of Indonesian Islam (JIIs), UIN Sunan Ampel, Surabaya Jawa Timur; Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS), IAIN Kudus, Jawa Tengah; Al Jami’ah, UIN Sunan Kalijaga Daerah Istimewa Yogyakarta; Studia Islamika, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; Journal of Islamic Architecture, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jawa Timur, dan Jurnal Al-Ahkam UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Selain itu Islam Guidance and Counseling Journal IAIM-NU (Institut Agama Islam Ma’arif Nahdlatul Ulama) Metro Lampung; Al-Ihkam, IAIN Madura, Jawa Timur; Jurnal Psikohumaniora, UIN Walisongo, Semarang, Jawa Tengah; Jurnal Ilmiah Syariah (Juris), UIN Mahmud Yunus, Batusangkar, Sumatera Barat; Ulumuna: Journal of Islamic Studies, UIN Mataram, Nusa Tenggara Barat; dan Jurnal Pendidikan Islam, UIN Sunan Gunung Djati, Bandung.

“Ini luar biasa. UIN Salatiga mampu menegaskan dirinya sebagai kampus teladan terutama di bidang jurnal,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani, di Jakarta, Rabu (14/9/2022), seperti dirilis kemenag.go.id.

Dia pun mengemukakan harapan agar perguruan-perguruan tinggi negeri keagamaan lainnya, dapat menyusul prestasi yang diraih UIN Salatiga.

“Di samping meraih predikat 15 jurnal terbaik tingkat dunia melalui jurnal IJIMS, kini disusul dengan jurnal Ijitihad yang tembus scopus. Tentu, saya berharap agar kampus-kampus lainnya memiliki konsentrasi yang cukup agar best-practices UIN Salatiga menjadi inspirasi untuk yang lainnya. Bahkan, kita akan minta agar setiap PTKIN mentargetkan capaian jurnal yang terakreditasi yang terukur dan terus kita kawal bersama,” ungkap

Hal senada juga diungkap oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Amien Suyitno.

Menurut guru besar UIN Palembang ini, reputasi jurnal merupakan representasi dari keseriusan kita untuk meraih world class university.

Sebab, jurnal dan publikasi ilmiah berisi atas capaian riset dan karya-karya akademis dosen, di samping kemampuan dalam berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan peneliti di luar negeri.

“Oleh karenanya, hemat kami, reputasi jurnal merupakan salah satu substansi atau ruh dari perguruan tinggi. Untuk itu, pastikan kehadiran kebijakan dan anggaran untuk pengelolaan jurnal mutlak dilakukan,” ungkap Amien Suyitno. (HS-08)

Hadiri Doa Bersama TNI dan Polri di Sumut, Habib Luthfi Ajak Masyarakat Cintai Indonesia

Sertifikasi Halal Gratis hingga 17 September, Ayo Buruan Daftar