in

Saatnya Dongkrak Perekonomian Jateng

Ketua PD Satria Jateng, Heri Pudyatmoko.

HALO SEMARANG – Setelah terpuruk beberapa tahun akibat pandemi Covid-19, saat ini adalah waktu yang tepat untuk mendongkrak ekonomi Jawa Tengah. Hal itu ditegaskan Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko, Sabtu (25/6/2022).

Menurutnya, perlu ada upaya atau strategi untuk menggenjot ekonomi. Di antaranya dengan mendorong berbagai potensi, agar mampu menjadi penggerak ekonomi. “Saat ini menjadi moment yang tepat untuk mendorong peningkatan ekonomi Jateng. Apalagi saat ini kasus Covid mulai melandai, dan ekonomi masyarakat mulai bergerak,” kata Politisi Partai Gerindra ini.

Dikatakan, Pemprov Jawa Tengah juga didorong untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi tahun 2022 melalui berbagai program. Antara lain dengan mendorong investasi lewat berbagai terobosan mulai dari mempermudah perizinan, optimalisasi kawasan industri, meningkatkan ekspor, memajukan industri kreatif dan pertanian, serta memgembangkan sektor pariwisata.

Ia mengatakan, tugas pemerintah dalam memfasilitasi perizinan investasi menjadi bagian penting. Dalam hal ini pemerintah dapat membantu dengan mempermudah dan mempercepat proses perizinan sehingga menjadi lebih efektif dan efisien, bukan sebaliknya.

“Maksimalkan kawasan ekonomi khusus, kawasan industri terpadu, dan beberapa kawasan industri lain untuk memfasilitasi calon investor yang akan masuk ke Jateng. Baik dari dalam maupun luar negeri. Dengan tingginya investor yang menanamkan modal diharapkan akan mendongkrak ekonomi daerah, mengurangi pengangguran, membuka lapangan pekerjaan, dan mengurangi kemiskinan,” tegasnya.

Selain itu, perlu ada upaya mendorong tumbuhnya industri kreatif yang identik dengan ekonomi kerakyatan dan mempunyai sektor usaha luas. Ia menyebutkan, sektor pertanian juga harus menjadi fokus dalam peningkatan ekonomi daerah 2022.

“Mungkin yang bisa diandalkan adalah sektor pariwisata. Sektor pariwisata terus didorong agar menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi Jateng. Jika Covid-19 dapat dikendalikan, maka pariwisata akan semakin tumbuh,” katanya.

Ekonomi Kreatif

Sementara jajaran Komisi B DPRD Provinsi Jateng mendorong adanya program yang menyentuh kegiatan ekonomi kreatif. Penekanan itu disampaikan dalam rapat komisi tentang pertanggungjawaban realisasi anggaran Tahun 2021 di ruang rapat Komisi B, Lantai 3 Gedung Berlian, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat (24/6/2022).

Pada kesempatan itu, Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jateng, Sumanto mendorong Dinas Pemuda Olahraga & Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jateng membuat program terkait ekonomi kreatif. Terlebih, sudah ada Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif.

“Dengan program yang mendukung pengembangan ekonomi kreatif khususnya sektor wisata akan menambah pendapatan para pelaku ekonomi kreatif,” katanya.

Menanggapinya, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disporapar Provinsi Jateng, Purwanto mengatakan, untuk program ekonomi kreatif, pihaknya masih menunggu peraturan pelaksanaannya yakni pergub. Selain itu, pada anggaran 2021, diakuinya belum terlaksana pameran untuk memfasilitasi para pelaku ekonomi kreatif karena adanya pembatasan.

“Perkembangan desa wisata juga memberikan kesempatan kepada para pelaku ekonomi kreatif. Jumlah desa wisata di Jateng sudah mencapai 717 desa dan masih terus akan bertambah,” jelas Purwanto.(Advetorial-HS)

Tak Mudah Main di Premier League

Yoyok Sukawi Apresiasi Perjuangan Pemain PSIS di Fase Grup Piala Presiden